Teropong Bisnis | Homepage
Tanggapan Chatib Basri Soal Kompaknya IHSG dan Rupiah yang Anjlok

Tanggapan Chatib Basri Soal Kompaknya IHSG dan Rupiah yang Anjlok

0 Comments 🕔20.Aug 2013

Beberapa waktu ini memang rupiah sedang dalam kondisi yang sangat buruk. Tahukah Anda jika rupiah dan juga IHSG mengalami penurunan yang sangat signifikan bahkan cenderung langsung anjlok? Ketika kita mencari nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, kita mengetahui kalau kondisi rupiah saat ini memang sangat parah.

Demikian juga ketika kita membandingkan dengan kondisi keuangan di India atau Thailand, Indonesia berada di dalam kondisi yang parah. Sebenarnya apa yang menyebabkan hal ini? Chatib  Basri memang telah memberikan penjelasan kalau hal ini tidak lain dan tidak bukan karena adanya faktor internal dan juga eksternal. Apa maksudnya?

Tanggapan-Chatib-Basri-Soal-Kompaknya-IHSG-dan-Rupiah-yang-Anjlok-1

Faktor Internal Pemicu Anjloknya Rupiah dan IHSG

Faktor internal tentu saja sebenarnya bisa diantisipasi oleh Negara. Kita sendiri memang menganggap kalau perekonomian Indonesia belum pulih dan memang sering naik turun kondisinya. Menurut Chatib, ada faktor internal yang sangat besar dan sangat mempengaruhi pergerakan rupiah terhadap dollar. Ini adalah karena defisit transaksi yang berjalan.

Kita sendiri mengetahui kalau memang pekan lalu BI menyatakan defisit neraca sekitar 4.4 %. Defisit neraca ini dikarenakan adanya importasi yang sangat tinggi. Menurut Chatib, kondisi ini sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Ini adalah hal yang lumrah ketika impor yang sangat tinggi dan komoditas harganya menjadi turun.

Selain ini menurut Chatib, impor minyak pada triwulan III ini akan jauh lebih kecil. Bahkan konsumsi BBM pada bulan Juli kemarin cenderung menurun dan di bawah yang biasanya. Setelah kita mengetahui faktor internalnya, lalu apa faktor eksternalnya?

Faktor Eksternal Anjloknya Rupiah dan IHSG

Ketika diberi pertanyaan tentang anjloknya rupiah dan IHSG, Chatib juga mengatakan bahwa ada faktor eksternal yang memicu hal ini. Apa itu? Ternyata pengaruh Negara adidaya Amerika Serikat masih sangat besar terhadap perekonomian Indonesia sendiri. Ini sangat terkait dengan adanya kebijakan Bank Sentral AS, The Fed yang katanya akan memutuskan menghentikan program stimulus di beberapa Negara.

Ini tentu langsung membuat orang jadi harus berjaga-jaga. Oleh karena itu investor juga enggan mengambil resiko yang besar dengan tetap mempertahankan rupiah sendiri atau menanamkan saham di Indonesia. Ini tentu membuat perekonomian Indonesia juga berjalan sangat lambat. Jika memang diteruskan tanpa adanya solusi, bisa jadi perekonomian akan semakin memburuk.

Kita sendiri tahu bahwa saat ini IHSG ditutup dengan pelemahan 5.58% dari level sebelumnya. Sementara kondisi rupiah sendiri sekarang melemah di kisaran Rp 10.485 per dolar. Bahkan rupiah sendiri sempat menyentuh posisi atau level yang paling tinggi hari ini yakni di kisaran Rp 10.645. Angka yang termasuk tinggi walaupun akhirnya turun ke level Rp 10.485 lagi.

Ini harus dicermati dan benar-benar dicari solusinya agar tidak semakin naik dan membebani rakyat. Kita tunggu saja kondisi rupiah hari ini. Apakah rupiah masih akan melemah atau sebaliknya akan naik dan benar-benar membuat ekonomi kita menjadi lebih baik.

Tanggapan-Chatib-Basri-Soal-Kompaknya-IHSG-dan-Rupiah-yang-Anjlok-3

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *