Teropong Bisnis | Homepage
Siapkah Indonesia Menghadapi AEC 2015?

Siapkah Indonesia Menghadapi AEC 2015?

1 Comment 🕔28.May 2013

Indonesia nampaknya belum dianggap siap untuk berpartisipasi dalam Asean Economic Community (AEC) di tahun 2015 nanti. Padahal, AEC membuka kesempatan terbaik bagi pemerintah dan dunia usaha untuk mengembangkan dan meningkatkan iklim ekonomi regional Asia Tenggara.

Kemandirian Pasar Asia Tenggara

AEC merupakan salah satu bagian dari visi ASEAN tahun 2020 untuk menguatkan basis-basis ekonomi antar negara anggota. Diharapkan bahwa negara-negara ASEAN bisa menciptakan pasar mandiri dengan kerjasama produksi yang kuat. Dalam rencana di tahun 2020 tersebut, setiap negara anggota harus siap dengan pasar terbuka yang berwawasan ke depan dan berpegang teguh pada aspek-aspek kerjasama antar negara. Jika AEC berhasil diterapkan sesuai perencanaan, perekonomian ASEAN akan menguat dan solid dalam menghadapi pasar internasional.

Sementara itu, masih ada pertanyaan besar mengenai kesiapan para pelaku bisnis di tanah air dan pemerintah menjelang diterapkannya AEC. Seharusnya persiapan-persiapan tersebut dicanangkan jauh sebelum 2 tahun ke depan. Namun hingga saat ini belum ada spesifikasi persiapan maupun integrasi program-program ekonomi yang signifikan di Indonesia.

Menurut keterangan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Suryo Bambang Susilo, ada keinginan dari ASEAN untuk terlibat secara aktif dan diakui oleh pasar internasional. Selain itu, perekonomian ASEAN akan lebih kokoh di dalam kompetensi pasar global. Keterangan tersebut disampaikan saat menghadiri Indonesia Banking Expo 2013 di Jakarta pada Sabtu, 25 Mei kemarin.

Momen AEC sebenarnya bisa menjadi patokan bagi dunia bisnis lokal untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas. Sebab kawasan ASEAN merupakan wilayah strategis yang bisa mengembangkan iklim ekonomi yang segar dan kompetitif. Apalagi dengan banyaknya industri kreatif yang tumbuh di berbagai wilayah di tanah air. Salah satu halangan dalam menyambut AEC mungkin karena adanya anggapan bahwa itu merupakan ranah kompetisi ekonomi dari setiap negara anggotanya. Oleh sebab itu, KADIN mengharapkan bahwa setiap pelaku bisnis di tanah air bisa makin optimis dengan  momen AEC di tahun 2015 nanti. Tak ada yang perlu dikhawatirkan selama bisa menjaga kualitas dan intensitas produksi.

Harapan Pertumbuhan Ekonomi yang Positif

Ada beberapa harapan yang ditambatkan terkait dengan AEC 2015 nanti. Pertama-tama, akan timbul arus perputaran produk barang dan jasa yang bermutu di region ASEAN. Berikutnya adalah peningkatan arus investasi dan modal. Hal ini tentunya akan mendorong pertumbuhan bisnis yang positif di tanah air.

Terakhir adalah peningkatan jumlah tenaga kerja profesional. Dewasa ini, jumlah tenaga kerja potensial semakin bertambah. Jika tidak dimanfaatkan secara optimal, masalah-masalah kompleks di tanah air yang terkait dengan lapangan kerja tidak akan terselesaikan dengan cepat. Semuanya akan mengalir dalam mekanisme pasar bebas yang diharapkan berjalan secara sehat. Dengan kebebasan pasar ASEAN dan global, setiap elemen bisnis di Indonesia harus bisa menyikapinya dengan daya saing yang cerdas.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

1 Comments

  1. 🕔 13:23, 03.Jun 2013

    suripto saputra

    semoga kedepan indonesia bisa lebih baik lagi dari pada sekarang ini dan pemerintah lebih memperhatikan rakyat yang kurang mampuh.

    terimah kasih

    reply comment

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *