Teropong Bisnis | Homepage
SBY dan Jokowi Galau Soal Pengumuman Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak

SBY dan Jokowi Galau Soal Pengumuman Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak

0 Comments 🕔29.Aug 2014

Kondisi ekonomi Indonesia memang sedang tidak menentu. Polemik yang paling hangat saat ini adalah terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi. Menurut Chatib Basri, Menteri Keuangan, pemerintah sedang dalam keadaan tertekan terkait dengan kebijakan utnuk menaikkan harga bahan bakar minyak.

Jika memang tidak ada keputusan maka terkait hal ini bisa saja menjadi wewenang pemerintahan baru Oktober 2014 mendatang. Namun, Chatib menjabarkan sedikit mengenai kondisi keuangan pemerintah jika nantinya harga BBM jadi dinaikkan. Dirinya mengatakan bahwa jika harga BBM bersubsidi dinaikkan Rp. 1.000 saja per liter maka negara akan menghemat anggaran hingga Rp. 48 triliun.

Jika memang dibutuhkan dan bisa dinaikkan menjadi Rp. 2.000 per liter maka negara akan menghemat anggaran hingga mencapai Rp. 96 triliun. Kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi tidak hanya mempengaruhi anggaran negara namun juga anggaran APBN 2015.

Dalam hal ini, defisit anggaran APBN 2015 akan menjadi lebih rendah dari yang sudah diperkirakan dalam Rancangan APBN 2015. Dalam rancangan tersebut perkiraan defisit mencapai 2.32% dari perhitungan Produk Domestik Bruto atau PDB. Anggaplah jika harga bahan bakar minyak bersubsidi jadi dinaikkan menjadi Rp. 8.500 per liter, defisit anggaran yang awalnya 2.32% tersebut hanya akan menjadi 1.32% saja dibandingkan dengan PDB.

Bahkan, Chatib mengaku bahwa dirinya sangat mendukung adanya kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi. Dirinya menyatakan sangat senang jika subsidi dipotong mengingat dampak positifnya bagi kondisi keuangan negara. Lalu bagaimana jika kebijakan tersebut memang akan diberikan kepada pemerintah yang baru?

Keterangan didapat dari Sofjan Wanandi selaku Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia atau APINDO. Menurut Sofjan informasi terkait kenaikan harga bahan bakan minyak bersubsidi didapat dari salah satu tim transisi Jokowi-JK. JIka memang diserahkan kepada pemerintahannya maka Jokowi akan menaikkan harga BBM sebesar Rp. 3.000 per liternya.

Tentu saja, kenaikan tersebut sudah dipertimbahkan secara matang khususnya setelah pemerintah SBY tidak mengambil keputusan yang pasti. Sofjan juga mengaku bahwa wacana kenaikan harga BBM sudah dipertimbangkan dan diperhitungkan  sejak 5 tahun yang lalu. Hanya saja, saat ini pemerintahan SBY tidak ingin mengambil risiko sehingga keputusan kebijakan belum bisa diambil hingga menjelang masa berakhirnya jabatan.

Untuk mengatasi polemik ini, justru Menteri Perindustrian, MS Hidayat mengatakan bahwa pemerintahan SBY bisa saja menaikkan harga BBM namun dengan adanya dukungan dari presiden terpilih. Jika memang diperlukan, pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyakakan diumumkan oleh SBY dan juga Jokowi.

Isu bahwa SBY mencari popularitas dengan tidak mengambil keputusan tersebut langsung mencuat. Dari pernyataan di atas sudah sangat jelas bahwa masyarakat memang harus mempersiapkan diri untuk terjadinya kenaikan harga baik diumumkan di pemerintahan SBY ataupun nanti di pemerintahan Jokowi.

ANTREAN BBM

Baca Juga :

SPBU Takut Naikan Harga Meski BBM Langka

Pengusaha Ingatkan PR Sulit Jokowi dan JK

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *