Teropong Bisnis | Homepage
Pemerintah Melelang 474 Aset Properti

Pemerintah Melelang 474 Aset Properti

0 Comments 🕔05.Jul 2013

Sebagaimana yang diberitakan hari ini, pemerintah rencananya akan melelang 474 aset properti yang dimiliki oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional. Properti tersebut sejatinya akan dilelang karena sudah tidak layak pakai lagi. Beberapa bahkan sudah tidak memiliki potensi untuk menjalankan aktivitasnya. Dalam melakukan hal tersebut, pemerintah mendapat bantuan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara atau DJKN. Lelang ini sebenarnya memiliki tujuan tertentu yakni untuk mengembalikan keuangan Negara yang saat ini tengah mengalami kemerosotan. Solusi dengan menjual aset properti yang ada merupakan langkah yang dianggap tepat oleh pemerintah guna menstabilkan perekonomian yang ada di negeri ini.

Pemerintah-Melelang-474-Aset-Properti-2

Para Pembeli Bertanggung Jawab Terhadap Aset yang Dibelinya

Ditambah lagi, jika aset tersebut nanti dijual kepada mereka yang menginginkan, ada kemungkinan besar bahwa aset tersebut akan bisa berjalan lagi dengan maksimal oleh pemiliknya. Lelang tersebut juga berguna bagi efisiensi biaya untuk pemeliharaan dan pengamanan terhadap aset tersebut. Dengan demikian biaya yang akan dikeluarkan juga semakin berkurang dan pemerintah bisa menghemat APBN. Direktur Hukum dan Humas, Tavianto Noegroho, mengemukakan bahwa lelang tersebut rencananya akan dilaksanakan dengan segera. Hal ini jelas dikarenakan rapat mengenai jadi atau tidaknya proses lelang tersebut sudah disetujui oleh pihak terkait. Ditambah lagi dari 474 aset yang ada ternyata sudah ada beberapa yang laku terjual. Jumlah aset yang terjual adalah 312 buah. Total nilai penjualan yang diraup oleh pemerintah terkait properti tersebut adalah 585 Miliyar Rupiah.

Jumlah ini tentunya sudah cukup untuk membuat anggaran keuangan Negara menjadi lebih baik lagi. Ditambah lagi jika sisa aset yang belum terjual tersebut sudah laku semua. Harga yang dipatok oleh pihak terkait terhadap properti yang dijual disesuaikan dengan harga premium yang ada saat ini. Hal tersebut bertujuan agar tidak terjadi konflik mengenai harga yang ada dan juga menghindarkan Negara dari terjadinya inflasi. Pemerintah kemudian juga menetapkan bahwa objek lelang tersebut dijual dengan keadaan yang apa adanya. Jadi konsekuensi biaya yang harus dikeluarkan oleh pembeli terkait aset tersebut tentunya akan ada.

Rincian Obyek Lelang

Para peserta lelang juga telah mengetahui akan hal itu dan mereka harus bertanggung jawab atas apa yang mereka beli. Itulah pesan dari pemerintah terhadap mereka yang telah membeli aset properti tersebut. Rincian dari objek lelang yang terjual salah satunya adalah KPKNL Bandar Lampung yang dijual sebanyak dua aset dengan harga total yaitu 552 juta Rupiah. Harga ini merupakan harga premium sesuai dengan keputusan yang ditetapkan diatas. Selanjutnya ada juga KPKNL Serpong yang dijual sebanyak 148 Aset. Harga total yang harus dibayarkan adalah 60 Milyar Rupiah lebih. 7 aset lainnya yang ada di KPKNL Jakarta III juga dijual dengan harga senilai 7 Miliar Rupiah.

Pemerintah-Melelang-474-Aset-Properti-3

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *