Teropong Bisnis | Homepage
Pemerintah Kaji Ulang Import Beras Bulan Juni

Pemerintah Kaji Ulang Import Beras Bulan Juni

0 Comments 🕔22.Jun 2013

Pemerintah saat ini berencana untuk melakukan pengkajian ulang terhadap import beras. Banyak faktor yang menyebabkan perlunya pengawasan ulang dalam hal ini, salah satunya adalah dikarenakan penyaluran beras miskin yang diberikan untuk masyarakat saat ini makin meningkat. Hal ini dibenarkan oleh menteri pertanian, Suswono, yang mana beliau mengemukakan bahwa kenaikan beras miskin ini terjadi akibat pemearintah menaikan harga BBM. Kenaikan harga BBM yang terjadi mengakibatkan banyak rakyat yang semakin kesulitan dalam memperoleh barang kebutuhan sehari-hari. Ditambah lagi, harga barang kebutuhan pokok juga semakin meningkat. Inilah yang menjadi imbas dari kenaikan harga BBM. Pemerintah pun berupaya untuk melakukan segala cara dan mencari solusi secepat mungkin, yakni dengan menaikan waktu penyaluran yang awalnya hanya 12 bulan saja menjadi 15 bulan.

Kenaikan Harga BBM Menjadi Pemicu Utama

Suswono juga mengungkapkan bahwa semua ini masih dalam status pengkajian dan tentu saja akan dilakukan langkah-langkah yang baik supaya bulog tidak menjadi masalah baru usai naiknya harga BBM. Peluang untuk melakukan import juga rasanya akan semakin sulit untuk dilakukan. Kemungkinan alokasi beras akan terus dilakukan hingga tempo 15 bulan berakhir. Bahkan ada kemungkinan akan ada permintaan tambahan nantinya. Hal ini diungkapkan oleh beliau di Kantor Kementrian Perekonomian Jakarta pada hari kamis kemarin. Pemerintah sedang meninjau ulang daya serap bulog yang disalurkan untuk masyarakat miskin.

Pemerintah-Kaji-Ulang-Import-Beras-Bulan-3

Harga Barang Kebutuhan Pokok Menjadi Tidak Stabil

Kemudian akan ditinjau ulang pula berapa cadangan raskin yang masih ada dan kapan penyaluran ini akan bisa selesai. Penghitungan operasi pasar sepertinya juga harus dilakukan oleh pemerintah, baik itu sebelum maupun sesudah lebaran. Apabila serapan dalam negeri cukup stabil, maka kemungkinan import akan bisa dicegah, namun juga serapan yang dilakukan tidak stabil atau malah semakin meningkat, tentu saja sektor import akan terkena imbasnya. Pada sisi lain, harga kebutuhan pokok, masih ada beberapa yang masih stabil, yakni harga cabai yang masih sama dengan bulan sebelumnya, ditambah lagi harga telor dan juga daging ayam juga masih aman untuk saat ini. Namun, potensi adanya kenaikan tentu saja harus dihindari oleh pemerintah karena nantinya akan menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat terutama mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Status data harga kebutuhan pokok saat ini, berdasarkan laporan dari Menteri Perdagangan, menunjukan bahwa hingga minggu ketiga tahun 2013, harga daging ayam jenis ras, ternyata naik hanya 1,25% saja. Harga daging ayam ras mencapai 26.900. Padahal harga ayam ras sebelumnya adalah 26.500. Kenaikan harga ayam ras juga diiukti oleh naiknya harag telur ayam ras. Dimana bahan kebutuhan pokok ini naik dengan jumlah dari 18.000 menjadi 18.250. Kenaikan harga ini tentu saja adalah imbas dari naiknya harga BBM bulan Juni ini.

Pemerintah-Kaji-Ulang-Import-Beras-Bulan-4

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *