Teropong Bisnis | Homepage
Pemerintah Acuh meskipun Nilai Tukar Rupiah Jatuh?

Pemerintah Acuh meskipun Nilai Tukar Rupiah Jatuh?

0 Comments 🕔29.Jun 2014

Pekan ini dapat dikatakan sebagai pekan kelabu untuk nilai tukar Rupiah. Hal ini tampak dari nilai tukar Rupiah yang mengalami pelemahan pada pekan ini. Nilai tukar Rupiah pada hari Jumat 27 Juni 2014 mencapai level psikologis 12.000 per Dollar Amerika Serikat (AS). Sedangkan menurut Kurs tengah Bank Indonesia (BI), nilai tukar Rupiah melemah sebesar 1,56 persen dan berada pada level Rp. 12.103 per Dollar AS.

Namun, pelemahan ini tidak terjadi pada pasar spot. Pada pasar spot, nilai tukar Rupiah mengalami kenaikan sebesar 0,18 persen. Kenaikan ini membuat nilai tukar Rupiah berada pada posisi Rp. 11.995 per Dollar AS.

Menurut Putu Agus Pransuamitra, Analis dan Peneliti dari PT Monex Investindo Futures, ada yang menarik dari pelemahan nilai tukar Rupiah ini. Keadaan ini sepertinya tidak dianggap serius bahkan dibiarkan oleh Pemerintah.

Menurut Putu, Pemerintah ingin menggunakan pelemahan nilai tukar Rupiah ini untuk menaikkan volume ekspor. Dengan naiknya ekspor ini, defisit neraca berjalan diharapkan dapat diturunkan.

Selain itu, pembiaran ini sangat wajar dilakukan. Putu mengatakan, tidak adanya pemicu dalam negeri yang dapat digunakan untuk menaikkan nilia tukar Rupiah. Data yang disampaikan pada awal Juni juga tidak terlalu meyakinkan. Selain itu, dunia politik yang makin membara juga menjadi salah satu penyebab masalah pada nilai tukar Rupiah ini.

Data dari luar negeri juga tidak terlalu berpihak pada pergerakan Rupiah. Contohnya, di Amerika Serikat, meskipun Dollar masih cukup kuat, namun laporan mereka jauh dari harapan. Prediksi para analis mengenai jumlah pengangguran di negeri Paman Sam ini mencapai 310.000 orang. Namun, menurut data dari laporan yang disampaikan Pemerintah AS, pengangguran mencapai 312.000 orang, artinya jauh lebih buruk.

Menurut Reny Eka Putri, analis dari PT Bank Mandiri Tbk, pelemahan nilai tukar Rupiah ini juga disebabkan oleh kebutuhan Dollar AS yang meningkat. Mendekati akhir bulan, banyak pelaku bisnis ingin membayar utang yang sudah jatuh tempo. Mereka pada umumnya menggunakan Dollar AS untuk keperluan ini.

Tetapi, Reny memprediksi, bulan depan diperkirakan, akan terjadi penguatan nilai tukar Rupiah. Hal ini dikarenakan, defisit neraca transaksi berjalan lebih rendah dari bulan lalu. Meskipun begitu, pelaku pasar mungkin tidak akan langsung beraksi dikarenakan hal ini. Mereka diperkirakan akan menunggu dan melihat kondisi dan laporan data ekonomi Indonesia yang akan dirilis pada tanggal 1 Juli 2014 mendatang.

Selain itu, ada beberapa faktor dari luar negeri yang dapat dipandang akan memperkuat nilai tukar Rupiah. Reny mengungkapkan salah satu faktor yang dapat menguntungkan Rupiah adalah konflik di Irak yang usai.

Bagaimana dengan pekan depan? Menurut Reny, Rupiah akan berada di level 11.800-12.100. Sedangkan Putu memperkirakan kisaran 11.850-12.100. Putu juga menambahkan setelah Pemilu Presiden, nilai tukar Rupiah akan dapat terangkat kembali, karena Presiden sudah diketahui pelaku pasar.

3.Pemerintah Acuh meskipun Nilai Tukar Rupiah Jatuh 1

BACA JUGA:

Indeks Saham S&P 500 Mencatat Rekor Penguatan Pekan Ini

Harga Emas Melonjak Tajam

Similar Articles

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah 0

Sumber image https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater   Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia 0

Transaksi dengan Sistem Pembayaran pada masyarakat saat ini semakin aman dan cepat juga handal, hal

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah 0

Kenapa nilai tukar rupiah bisa melemah ataupun menguat terhadap mata uang negara lain, sih? Jawabannya

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi!

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi! 0

Selama ini kalau anda mendengar kata pesantren, pasti otak anda akan dengan otomatis mengasosiasikannya dengan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *