Teropong Bisnis | Homepage
Pembebasan Pajak Untuk Wilayah Eksplorasi Migas

Pembebasan Pajak Untuk Wilayah Eksplorasi Migas

0 Comments 🕔03.May 2013

Pengusaha migas mungkin dapat merasa lebih lega karena keputusan pemerintah. Seperti yang kita tahu saat membangun usaha dan mengeksploitasi tanah untuk mengambil minyak bumi dan gas alam, pengusaha akan dibebani dengan pajak bumi dan bangunan. Beberapa waktu yang lalu, pemerintah mulai membahas tentang rencana pembebasan PBB untuk para investor dan pengusaha migas. Mengikuti rencana pemerintah, Kantor Pajak mulai melakukan berbagai persiapan dan berbagai macam pertemuan untuk mematangkan rencana pemerintah tersebut.

Rencana PBB 0 persen ini mulai dipertimbangkan karena dalam setiap eksplorasi para investor belum tentu mendapatkan hasil atau temuan yang bisa memberikan mereka keuntungan. Sebelumnya, banyak pengusaha dan investor migas yang mengajukan protes atas pajak yang harus mereka bayar. Menurut mereka, resiko tidak mendapatkan hasil dan pembayaran PBB ini memberatkan bisnis mereka. Fase eksplorasi yang belum tentu menghasilkan lokasi minyak baru ini akan membuat mereka mengalami kerugian.

Bebas pajak untuk eksplorasi minyak

Ditambahkan oleh pemerintah, penerimaan pajak yang dihasilkan dari sektor migas ini tidak terlalu besar. Jumlahnya yang tidak terlalu besar ini dikatakan tidak akan mempengaruhi besaran pajak yang diterima oleh pemerintah. Hal lain yang membuat rencana ini semakin dipertimbangkan adalah keputusan pemerintah yang menyerahkan masalah penarikan PBB ke setiap daerah. Menurut laporan dari Satuan Kerja Khusus kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), pada tahun 2012 besar pajak yang harus dibayarkan untuk mengeksploitasi lahan rata – rata Rp 28  per meter persegi.

Besar pajak yang dibayarkan ini sudah lebih murah dari tahun-tahun sebelumnya. Beberapa waktu yang lalu, Kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) setiap wilayah kerjanya rata- rata hanya mengeluarkan biaya rata-rata sebesar US$ 1 juta. Jumlah uang ini sebenarnya lebih murah dibandingkan dengan aturan lama yang mengharuskan kontraktor membayar US$ 20 juta untuk setiap wilayah kerja eksplorasi. Walaupun jauh lebih rendah, para kontraktor tetap tidak mau melakukan eksplorasi. Karena alasan ini, pemerintah memilih untuk mengalah dan membuat rencana peniadaan PBB.

Sambutan baik dari investor migas

Rencana tentang pembebasan PBB ini benar-benar disambut baik oleh para pengusaha dan investor migas. Banyak pengusaha migas di Indonesia yang telah merasakan kerugian yang cukup banyak saat tidak menemukan sumber minyak. Menurut para pengusaha dan investor, tingkat keberhasilan pengeboran yang menghasilkan di Indonesia tidak terlau besar. Keberhasilan pengeboran di Indonesia hanya berkisar pada 10 persen.

Resiko yang dihadapi oleh para investor dan pengusaha migas inilah yang membuat mereka sangat bersikeras meminta pajak 0 persen untuk daerah eksplorasi. Rencana pajak 0 persen ini tidak berlaku jika ternyata ditemukan minyak dari daerah eksplorasi. Saat minyak berhasil ditemukan, Kantor Pajak akan menghitung besaran PBB yang harus dibayarkan oleh para investor dan pengusaha migas.

Similar Articles

Bahaya Mafia Pajak Serta Cara Mengatasinya

Bahaya Mafia Pajak Serta Cara Mengatasinya 0

Beberapa waktu lalu Panama Papers mengungkapkan mengenai praktik gelap yang dilakukan oleh perusahaan siluman sebagai mafia

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah 0

Sumber image https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater   Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin

Kabar Gembira untuk Semua, Penurunan Tarif PPh Telah Tiba!

Kabar Gembira untuk Semua, Penurunan Tarif PPh Telah Tiba! 0

Bagi Anda yang merasa tarif Pajak Penghasilan (PPh) terlalu tinggi, Pemerintah berencana untuk menurunkannya. Hal

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia 0

Transaksi dengan Sistem Pembayaran pada masyarakat saat ini semakin aman dan cepat juga handal, hal

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *