Teropong Bisnis | Homepage
Pangkas Anggaran Negara, Pemerintah Dinilai Salah Ambil Tindakan

Pangkas Anggaran Negara, Pemerintah Dinilai Salah Ambil Tindakan

0 Comments 🕔05.Jun 2014

Baru-baru ini pemerintah mengeluarkan kebijakan baru  yang berisi tentang kebijakan pemangkasan anggaran belanja  untuk lembaga dan kementerian  seperti yang disebutkan dalam Inpres (Instruksi Presiden) nomor 4 tahun 2014. Inpres ini berisi tentang Langkah-Langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian atau Lembaga Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk Tahun Anggaran 2014.

Ketua Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) yang bernama Sofjan Wanandi mengomentari kebijakan tersebut. Menurut Sofjan, kebijakan tersebut dinilai kurang tepat dan bahkan bisa dibilang sangat salah bila diberlakukan pemotongan anggaran untuk lembaga dan kementerian. Pasalnya kebijakan pemotongan anggaran seperti ini akan merugikan seluruh bangsa Indonesia. Menurutnya, seharusnya yang dipotong bukan anggaran untuk pembangunan, melainkan anggaran subsidi yang menurutnya selama ini anggaran subsidi telah membebani APBN bangsa Indonesia.

Anggaran yang tak lepas dari pemotongan adalah anggaran untuk PU. Jika anggaran untuk PU ini ikut dipotong, lantas bagaimana pemerintah akan melakukan pembangunan? Sementara itu, subisidi yang selama ini disediakan oleh pemerintah juga hanya menjadi ‘asap’ saja. Tidak membuahkan hasil yang maksimal untuk kesejahteraan rakyat. Jadi seperti sia-sia saja. Tak herans jika Sofjan berpendapat bahwa anggaran yang seharusnya dipotong bukanlah anggaran untuk kementerian khususnya PU, melainkan anggaran subsidi. Jika anggaran subsidi dipotong, tentu tidak akan berpengaruh terhadap proses pembangunan.

Di sisi lain Sofjan juga berpendapat bahwa pemotongan anggaran ini memang tidak bisa ditolak. Pasalnya minimnya pemasukan dari pajak yang berkurang cukup drastis. Sedangkan beban pengeluaran negara yang biasanya dapat ditangani dari pemasukan pajak semakin besar. Beban pengeluaran nantinya digunakan untuk kebutuhan pembangunan dan juga untuk memberikan subsidi. Bangsa Indonesia saat ini masih membutuhkan banyak anggaran untuk melanjutkan pembangunan dan mensuplai dana subsidi. Kita pastinya tahu bahwa biaya pembangunan dan subsidi yang dibutuhkan masih cukup besar.

Tetapi jika pemerintah benar-benar tidak punya dana, lantas mau bagaimana  lagi. mungkin hanya pemotongan anggaran yang bisa dilakukan. Penerimaan dari sektor pajak berkurang cukup signifikan, sedang dana subsidi bertambah banyak.  Pendapatan negara yang diperoleh dari pajak berkurang akibat kondisi perekonomian Indonesia yang sedan menurun. Satu-satunya solusi yaitu negara harus mencari wajib pajak wajib pajak baru untuk menutupi kekurangan-kekurangan pendapatan negara Indonesia.

Akibat kebijakan pemotongan anggaran untuk sejumlah lembaga dan kementerian ini, banyak pihak yang dirugikan. Namun tak berlaku bagi kementerian Dalam Negeri. Menteri Dalam Negeri mengatakan bahwa dana yang dimiliki oleh Kementerian Dalam Negeri dinilai masih cukup untuk mengakomodasi pengeluaran-pengeluaran baik pengeluaran operasional maupun pengeluran administratif. Sayangnya ada beberapa pihak lain yang justru merugi akibat diberlakukannya kebijakan pemotongan anggaran oleh pemerintah. Salah satu contohnya adalah program converter Kit  akan tertunda hingga waktu yang tidak ditentukan.

anggaran negara, keuangan, managmen keuangan, artike ekonomi

BACA JUGA:

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Amerika Jelang Pemilihan Presiden

Masa Konsolidasi IHSG, Saham-Saham Menggiurkan Bertebaran Siap Dibeli

Similar Articles

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah 0

Sumber image https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater   Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia 0

Transaksi dengan Sistem Pembayaran pada masyarakat saat ini semakin aman dan cepat juga handal, hal

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah 0

Kenapa nilai tukar rupiah bisa melemah ataupun menguat terhadap mata uang negara lain, sih? Jawabannya

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi!

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi! 0

Selama ini kalau anda mendengar kata pesantren, pasti otak anda akan dengan otomatis mengasosiasikannya dengan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *