Teropong Bisnis | Homepage
Net TV dan KPI

Net TV dan KPI

0 Comments 🕔26.Jun 2013

Saat ini TV swasta sangat banyak dan mudah untuk kita temukan. Jadi, pilihan hiburan dan sumber informasi yang bisa kita gunakan juga menjadi lebih banyak. Tetapi, bukan berarti berkembangnya industri pertelevisian nasional ini tidak menimbulkan masalah. Salah satu masalah yang terjadi adalah kasus yang terjadi antara KPI dan Net TV.

Net-TV-dan-KPI-2

Kepemilikan Net TV

Net TV merupakan stasiun TV swasta yang didirikan oleh mantan direktur utama Trans TV dengan membeli stasiun lainnya yaitu Space Toon. Space Toon memang saat itu mengalami kesulitan keuangan. Pembelian saham mayoritas TV ini oleh pendiri Net TV tentu akan sangat membantu mengatasi masalah yang dihadapi oleh Space Toon. Saham Space Toon sejumlah 95% dibeli oleh pihak Net TV dari PT. Televisi Anak. Hal inilah yang menurut KPI janggal dan tidak sesuai dengan apa yang diatur dalam Undang-Undang Penyiaran. KPI mengungkapkan bahwa pembelian saham mayoritas Space Toon seharusnya dilaporkan ke Kementrian Komunikasi dan Informatika dan KPI. Dari sini, KPI akan meninjau isi siaran yang akan disiarkan melalui TV yang dilaporkan tersebut, sebelum Kementrian Komunikasi dan Informatika mengijinkan dijalankannya stasiun televisi tersebut. Hal ini juga disampaikan oleh Judhariksawan selaku Komisioner KPI, bahwa Net TV melanggar apa yang diatur dalam UU Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002. Meskipun pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2005, kewenangan KPI dikurangi dengan hanya sebagai pengawas isi siaran, tetapi tetap saja isi siaran yang menentukan boleh tidaknya suatu stasiun TV beroperasi. Masih menurut Judhariksawan, pergantian frekuensi seperti ini sejatinya sudah umum. Akan tetapi, yang salah disini prosesnya. Sebaiknya, saat Space Toon mengalami kesulitan keuangan, maka, pihak perusahaan pemilik Space Toon menyerahkan ke pemerintah yang lalu akan dijual ke masyarakat. Menurut pihak Net TV, mereka sudah melaporkan proses ini ke KPID karena mereka beranggapan bahwa Space Toon hanya beroperasi sebagai TV lokal.  Tapi, kenyataannya, Space Toon juga beroperasi di banyak daerah, seperti Surabaya, Bandung dan kota lainnya. Menurut Gatot S Dewabroto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, izin siaran memang tidak bisa diperjualbelikan, seperti saat penggabungan Indosiar dan SCTV yang juga melaporkan hal tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Informatika dan KPI. Tapi, banyak stasiun TV yang mengakalinya dengan membeli perusahaan yang memilik stasiun TV tersebut.

Net-TV-dan-KPI-3

Tindakan KPI

KPI akan berencana untuk mengeluarkan legal opinion. Pihak Net TV yang diwakili oleh Deddy Haryanto, Direktur Utama Net TV sudah mengklarifikasi tentang hal ini pada tanggal 5 Juni 2013. KPI menuntut agar pihak Net TV melengkapi data yang diperlukan untuk memperjelas masalah ini, tetapi, sampai saat ini Net TV belum melakukannya. Net TV sendiri sudah beroperasi sejak tanggal 26 Mei 2013.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *