Teropong Bisnis | Homepage
Melihat Perkembangan Pasar Modal Indonesia Setelah 37 Tahun

Melihat Perkembangan Pasar Modal Indonesia Setelah 37 Tahun

0 Comments 🕔15.Aug 2014

Peringatan 37 tahun aktifnya kembali pasar modal Indonesia ditandai dengan gebrakan dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Gebrakan tersebut adalah dengan memberikan informasi mengenai beberapa pencapaian yang sudah berhasil diraih.

Pencapaian tersebut termasuk kinerja Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG serta aktivitas pencatatan indikator keberhasilan pasar modal tanah air. Sebagai informasi, pasar modal Indonesia mulai melakukan aktivitas kembali secara normal pada tanggal 10 Agustus 1977.

Perkembangan kinerja pasar modal di tanah air juga bisa dikatakan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini pula yang diungkapkan oleh Nuthaida, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK.

Menurutnya, perkembangan signifikan tersebut bisa dilihat dari laju peningkatan IHSG yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara lainnya khususnya untuk kawasa regional. Faktanya, pertumbuhan IHSG pada tanggal 2 Januari hingga 13 Agustus memang mencapai urutan ke 3.

Pertumbuhan IHSG dalam kurun waktu tersebut mencapai 19.43%. Sayangnya, pertumbuhan nilai IHSG tersebut masih di bawah pertumbuhan saham di Thailand dan India. Thailand berhasil mengalami pertumbuhan sebesar 25.49% sedangkan India sebesar 24.02% pada periode yang sama.

Kabar baiknya, pertumbuhan IHSG di Indonesia sudah jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Malaysia dan Singapura yang hanya bertumbuh sebesar 0.27% dan 3.99% saja. Selain itu, peningkatan pasar modal ditunjukkan dengan kapitalisasi pasar Indonesia yang juga berada di posisi ke 3.

Angka pertumbuhannya mencapai 24.80% atau US$410.38 miliar pada tanggal 11 Agustus 2014 yang lalu. Tentu saja, angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode 2 Januari 2014 yang hanya berada di angka US$ 328.84 miliar.

Hal yang sama terjadi pada kinerja industri reksadana dengan total NAB yang meningkat hingga Rp. 212.18 triliun pada 12 Agustus 2014. Pada periode Januari 2014 lalu, angka NAB untuk seluruh jenis reksadana ada pada Rp. 199.77 triliun.

Fluktuasi terjadi pada Innitial Public Offering atau IPO atau pencatatan saham perdana. Hal ini terjadi sesuai dengan kondisi ekonomi yang terjadi setiap tahunnya. Pada periode 13 Agustus 2014 yang lalu IPO saham mencatat ada 13 perusahaan dengan angka yang mencapai Rp. 4.14 triliun.

Selain itu, ada pula rencana IPO saham dari 2 perusahaan dengan nilai mencapai Rp. 106.72 miliar. Secara keseleruhan ada 5 perusahaan dengan nilai mencapai Rp. 1.59 triliun ditambah dengan penerbitan saham baru serta obligasi korporasi perusahaan.

Jumlah ini belum final karena umumnya IPO dan penerbitan obligasi akan mencapai puncaknya pada bulan September dan Desember seiring dengan berlakunya laporan keuangan 6 bulanan. Dengan pencapaian tersebut tidak mengherankan jika pasar modal Indonesiamengalami peningkatan yang signifikan sejak diaktifkan kembali pada tahun 1977. Tentu saja hal ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi OJK.

2.Melihat Perkembangan Pasar Modal Indonesia Setelah 37 Tahun2

Baca Juga :

Jokowi-JK Muncul, Pasar Modal Indonesia Melejit

Cara Aman Berinvestasi di Pasar Modal

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *