Teropong Bisnis | Homepage
Kondisi Laba Bersih Industri Perbankan Saat Ini

Kondisi Laba Bersih Industri Perbankan Saat Ini

0 Comments 🕔28.Feb 2014

Dampak perlambatan ekonomi sangat dirasakan oleh sektor perbankan Indonesia. Sebenarnya, perlambatan ini sudah terasa sejak tahun lalu. Jika menilik pertumbuhan laba bersih, rupanya laba bersih industri perbankan nasional sudah mulai menyusut tahun lalu. Menurut data pada akhir Desember 2013 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, laba perbankan mencapai Rp. 106.70 triliun.

Data statistik perbankan Indonesia ini tumbuh 15% year on year. Sebaliknya, pada tahun 2012 laba bersih industri perbankan Indonesia justru meningkat hingga mencapai 22.66%. Dengan adanya data ini maka dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan laba bank justru melambat jika dibandingkan dengan kucuran dana kredit.

Pada akhir Desember tahun lalu saja kucuran kredit mencetak laba mencapai 21.79% yoy atau Rp. 3.319.84 triliun. Angka ini saja masih lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2012 dimana kredit bank masih tumbuh 22.96%. Pertumbuhan ini sesuai dengan pertumbuhan laba. OJK melangsir bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi ini disebabkan oleh pendapatan bunga bank yang tumbuh sejajar dengan beban bunga.

Secara detail, pihak perbankan belum mampu menopang dan mendukung pendapatan bunga. Hal ini karena tingkat bunga kredit baru meningkat pada tahun 2014. Parahnya, bunga simpanan justru naik lebih dulu. Tepatnya, pertumbuhan tersebut terjadi pada semester kedua tahun lalu. Pendapatan operasional non bunga juga masih belum banyak menompang perbankan.

laba bersih, bisnis, perbankan, ekonomi, laba bank

Belum lagi tantangan yang kian berat bagi perbankan di tahun ini. Tantangan tersebut karena penyaluran kredit justru mengalami penurunan. Alhasil, penyaluran kredit tidak bisa mengambil keuntungan terlalu banyak karena bunga kredit kian mencekik. Lebih lanjut lagi, biaya dana terus meningkat mengingat terjadi perebutan dana deposito di tahun ini.

Dengan melihat fakta yang terjadi, Nelson Tampubolon selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK meminta agar pihak perbankan tidak menaikkan bunga kredit terlalu tinggi. Menurutnya, untuk mensiasati hal ini pihak bank bisa menurunkan sedikit net keuntungan atau net interest margin atau NIM.

Setidaknya, dengan mengorbankan keuntungan kualitas kredit masih bisa terjaga dan sehat. Nelson menegaskan bahwa margin saat ini yang di atas 5% tersebut masih dinilai terlalu tinggi. Dirinya menyarankan untuk menurunkan persentase tersebut. Komentar juga datang dari Vera Eve Lim selaku Direktur Keuangan Bank Danamon.

Menurut Vera, laba bersih industri perbankan akan menurun tipis di tahun ini. Ia memprediksi bahwa NIM akan turun sekitar 9% jika dibandingkan posisi Desember 2013 lalu. Pada bulan Desember tahun 2013 NIM lebih tinggi yaitu 9.1%. Penurunan ini disebabkan karena adanya persaingan bunga simpanan. Persaingan ini justru memicu kenaikan beban bunga.

Tentu saja kondisi ini harus diatasi sesegera mungkin agar tidak berlarut-larut. Kalaupun belum mendapatkan solusi yang tepat maka apa yang disampaikan ke dua pihak tersebut bisa dijadikan jalan keluar.

laba bersih, bisnis, perbankan, ekonomi, laba bank

BACA JUGA:

Kenaikan Harga Tiket Pesawat Ekonomi Mulai Berlaku Hari ini

Ancaman Krisis Ekonomi Di AS

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *