Teropong Bisnis | Homepage
Kenaikan Rate BI Tak Mampu Dongkrak Nilai Rupiah

Kenaikan Rate BI Tak Mampu Dongkrak Nilai Rupiah

0 Comments 🕔16.Jul 2013

Kenaikan-Rate-BI-Tak-Mampu-Dongkrak-Nilai-Rupiah-1

Bank Indonesia (BI) baru-baru ini memberlakukan kebijakan baru yaitu kebijakan menaikan suku bunga acuan Bank Indonesia atau sering disebut dengan istilah BI Rate sebanyak 6,5 persen. Kebijakan baru ini dinilai oleh sejumlah pakar dan pengamat ekonomi tak mampu angkat rupiah dari posisi lemahnya. Sebelum diberlakukan kenaikan suku bunga BI ini, angka Rate BI sebesar 50 bps saja. Angka ini membuat nilai rupiah merosot akibat timbulnya imbas penurunan terhadap mata uang Jepang, Yen. Bank of Japan (BoJ) saat itu terlihat sedang memberi angin tambahan untuk memompa likuiditas yang ada di pasar keuangan negaranya. Pernyataan ini disampaikan oleh Reza, seorang analis Trust Securities yang saat ini sedang berada di Priyambada, Jakarta, pada hari Minggu 14 Juli 2013 kemarin.

Pemicu Melemahnya Rupiah dan Sejumlah Nilai Mata Uang Negara-Negara Asia Lainnya

Reza menambahkan melemahnya nilai rupiah terhadap mata uang asing dipicu oleh beberapa hal. Namun satu hal yang sangat berpengaruh terhadap merosotnya nilai rupiah, yaitu lemahnya sejumlah nilai mata uang negara-negara di Asia seperti mata uang Cina, Yuan, yang semakin melemah karena Bank of China (BoC) memberlakukan level referensi nilai mata uangnya di tingkat yang rendah. Tak hanya Yuan saja yang terlihat melemah, dollar Australia juga terlihat melemah pasca bank sentralnya kemungkinan besar siap menurunkan nilai suku bunga acuannya sekitar bulan depan. India sepertinya mengalami gejala yang sama dengan Indonesia, Jepang, China, dan Australia. Rupee melemah akibat terkena imbas naiknya nilai mata uang AS, dollar AS yang memberlakukan The Fed yang katanya akan mulai mengurangi stimulusnya. Di segmen lainnya seperti industri sepertinya sudah memperlihatkan sentimennya. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya data manufacturing dan industrial production milik Negara Inggris. Euro melemah terhadap dollar AS, itulah salah satu dampaknya.

Won Justru Meroket Tajam

Lain halnya dengan Won yang justru menguat. Meroketnya nilai uang Won ini sebagai akibat munculnya spekulasi sejumlah eksportir yang mengambil keuntungan dari lemahnya nilai dollar AS. Para eksportir lalu melakukan profit taking atau mengambil keuntungan terhadap nilai uang dollar AS. Reza menambahkan lagi bahwa faktor lainnya yang menyebabkan nilai uang rupiah melemah adalah adanya apresiasi Euro yang diwakilkan oleh para menteri keuangan sejumlah negara-negara anggota Uni Eropa yang sepakat memberikan bantuan dana kepada Yunani senilai 3 miliar Euro atau setara dengan 3,9 miliar dollar AS. Spekulasi lainnya muncul seperti adanya sentimen negatif terhadap Euro pasca belum adanya solusi atau titik temu antara anggota parlemen Jerman dan Badan Eksekutif Uni Eropa perihal cetak biru yang berkaitan dengan pengelolaan rekontruksi sejumlah bank gagal. Inflasi Jerman yang sudah tetap atau pasti serta adanya ekspektasi kenaikan inflasi di Inggris yang kemungkinan akan terjadi minggu depan dinilai juga sebagai pemicu lain melemahnya sejumlah nilai uang  negara-negara di Asia termasuk Indonesia.

Kenaikan-Rate-BI-Tak-Mampu-Dongkrak-Nilai-Rupiah-3

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *