Teropong Bisnis | Homepage
Kalah Dari Filipina, Utang Baru Untuk Membayar Utang Indonesia

Kalah Dari Filipina, Utang Baru Untuk Membayar Utang Indonesia

0 Comments 🕔22.Mar 2014

Tahun 2013 dapat dikatakan tahun kelam untuk dunia perekonomian Indonesia. Bahkan, kondisi Indonesia sempat memburuk hingga hampir jatuh layaknya pada krisis 1998. Hal ini disebabkan oleh banyak hal. Contohnya, nilai tukar Rupiah yang melemah, tingginya impor, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, tingginya tingkat inflasi dan defisit transaksi berjalan (current account deficit).

Akan tetapi, saat ini Indonesia dapat dikatakan sedang berada pada tren positif. Kondisi perekonomian Indonesia perlahan pulih. Tetapi, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah masalah utang Indonesia.

Untuk melihat kondisi perekonomian Indonesia, diperlukan indikator pembanding. Dan, untuk masalah utang Indonesia, indikator pembanding tersebut adalah Filipina. Filipina adalah negara berkembang, sama seperti Indonesia. Tetapi, pada tahun 2013 lalu, Filipina berada dalam keadaan yang jauh lebih baik dari Indonesia.

Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, hal pertama yang tampak dari perbandingan ini adalah defisit transaksi berjalan (current account deficit). Filipina mencatatkan hasil positif, yaitu sebesar 2,8% untuk hal ini pada kuartal IV-2013. Sedangkan defisit transaksi berjalan Indonesia pada saat yang sama yaitu minus 2%.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Filipina juga jauh lebih baik. Pada 2013, pertumbuhan ekonomi Filipina mencapai 7%. Sedangkan Indonesia, hanya sebesar 5,7% atau dibawah 6% untuk pertama kalinya.

ekonomi, nilai tukar rupiah, utang, indonesia, filipina

Berikutnya adalah Primary Balance. Filipina pun menang dalam hal ini untuk tahun 2013. Primary Balance Filipina tahun 2013 mencapai 0,7% dari PDB, sedangkan Indonesia minus 1,2% dari PDB.

Melihat data dari Primary Balance ini, hasil minus Primary Balance Indonesia adalah hasil yang buruk. Artinya, Indonesia harus berutang lagi, untuk membayar utang Indonesia yang sudah jatuh tempo.

Meskipun dalam beberapa hal Filipina lebih unggul dari kita, tetapi ada beberapa hal dimana Indonesia lebih unggul dari Filipina. Salah satunya adalah rasio utang pemerintah Filipina.

Rasio utang pemerintah Filipina bila dibandingkan dengan PDB, jauh lebih besar dari Indonesia pada tahun 2013 yang lalu. Filipina mencatatkan rasio utang yang mencapai 42,9%, sedangkan Indonesia hanya 23%.

Tetapi, kita belum dapat tersenyum lebar disini. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan jumlah utang Indonesia akibat hal diatas.

Memang, pada Februari 2014, jumlah utang pemerintah Indonesia turun Rp. 35,82 triliun. Dengan adanya penurunan ini, sisa utang pemerintah Indonesia adalah Rp. 2.428,63 triliun. Dan, bila data ini diubah menjadi rasio utang pemerintah terhadap PDB hingga Februari 2014 ini, maka angka yang didapat adalah 24,7%.

Akan tetapi, adanya denominasi dolar AS meningkatkan jumlah utang Indonesia. Hingga Februari 2014, jumlah utang pemerintah mencapai US$ 208,75 miliar. Lebih besar dari posisi di bulan Januari 2014 yang berada di jumlah US$ 201,66 miliar.

Kita hanya dapat berharap agar penguatan nilai tukar Rupiah terus berjalan. Dengan demikian, maka jumlah utang Indonesia dalam Rupiah akan turun. 

ekonomi, nilai tukar rupiah, utang, indonesia, filipina

BACA JUGA:

Kombinasi Masalah Menjatuhkan Dollar AS

Marubeni Kena Denda oleh AS Karena Kasus Suap yang Libatkan Pejabat Indonesia

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *