Teropong Bisnis | Homepage
Investasi Reksadana

Investasi Reksadana

0 Comments 🕔12.Apr 2013

Pengertian Investasi Reksadana

Investasi reksadana merupakan wadah yang berperan sebagai media pengumpulan dana dari masyarakat di mana masyarakat di sini berperan sebagai pemilik modal. Dana-dana  yang digalang oleh investor ini kemudian akan diinvestasikan dalam portofolio Efek yang dibentuk oleh Manager Investasi.  Pada intinya reksadana dapat diibaratkan sebagai wadah besar yang berisi saham milik investor.

Modal yang dimiliki oleh tiap investor berbeda tergantung pada resep masing-masing pemilik modal. Sistem investasi reksadana ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan investasi saham. Investasi reksadana ini pastinya sangat cocok bagi Anda yang memiliki waktu terbatas. Namun perlu diingat bahwa agar sukses dalam menjalani investasi reksadana, tiap-tiap investor harus memiliki strategi berinvestasi  yang tepat.

Beragam Resiko Investasi Reksadana

Bagi Anda yang berminat investasi reksadana, pastikan terlebih dahulu resiko-resiko yang kemungkinan besar menimpa para investor reksadana. Apa saja resikonya? Resiko yang pertama, keuntungan investasi yang tidak terjamin. Tentunya para investor  mengetahui bahwa tidak ada jaminan dalam berinvestasi reksadana. Tidak ada jaminan bagi para investor yang akan diterima seperti keuntungan, deviden, maupun kenaikan modal investasi.

Kedua, para investor berpotensi terkena imbas resiko umum pasar modal. Setiap pembelian saham, pastinya akan melibatkan beberapa resiko pasar. Adapun beberapa sebab yang berpotensi menimbulkan resiko umum pasar modal antara lain: perkembangan ekonomi nasional, regional, dan global, kondisi politik, kebijakan pemerintah, pergerakan suku bunga secara umum, adanya sentimen para investor, dan adanya bencana alam, perang dan masih banyak penyebab lainnya.

Jenis resiko yang ketiga adalah resiko efek. Salah satu penyebab resiko efek yang umumnya dihadapi oleh para investor reksadana yaitu adanya kemungkinan default perusahaan pada pembayaran kupon. Kemudian resiko keempat adalah resiko likuiditas. Resiko likuiditas di sini mengandung arti seberapa mudah saham dapat diperjualbelikan di bursa. Resiko kelima merupakan resiko inflasi, resiko kerugian yang mungkin akan dialami oleh investor karena adanya peningkatan rata-rata harga konsumsi. Kemudian resiko yang kemungkinan besar bisa dialami oleh tiap investor, yaitu pembiayaan pinjaman.  Resiko ini berlaku jika pemilik modal mendapatkan modal dari pinjaman. Dan dua jenis resiko selanjutnya adalah resiko ketidakpatuhan dan  resiko manajer investasi.

Resiko ketidakpatuhan yang mungkin saja akan dialami oleh para investor jika para investor tersebut tidak patuh pada aturan, hukum, etika, prosedur dan masih banyak jenis peraturan lainnya. Dan jenis resiko yang terakhir adalah resiko manajer investasi. Manajer investasi di sini memiliki peran yang sangat penting karena reputasi dan prestasi sangat ditentukan oleh unsur-unsur yang dimiliki oleh seorang manajer seperti pengalaman,  skill, pengetahuan dan strategi. Kekurangan satu unsur saja akan sangat berpengaruh pada performa perusahaan yang sedang dijalaninya. Sebagai investor reksadana sebaiknya pertimbangkan dan perhatikan beberapa resiko di atas.

Gambar: Kompasiana

Similar Articles

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah 0

Sumber image https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater   Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia 0

Transaksi dengan Sistem Pembayaran pada masyarakat saat ini semakin aman dan cepat juga handal, hal

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah 0

Kenapa nilai tukar rupiah bisa melemah ataupun menguat terhadap mata uang negara lain, sih? Jawabannya

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi!

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi! 0

Selama ini kalau anda mendengar kata pesantren, pasti otak anda akan dengan otomatis mengasosiasikannya dengan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *