Teropong Bisnis | Homepage
Intip Harga Emas Setelah Imlek

Intip Harga Emas Setelah Imlek

0 Comments 🕔04.Feb 2014

Emas dikatakan sebagai salah satu investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Nilai emas yang senantiasa naik setiap tahunnya, membuat banyak orang memburu logam mulia ini.

Akan tetapi, bila Anda memilih emas sebagai investasi Anda, Anda jangan sampai melupakan fluktuasi harga emas. Memang, harga emas senantiasa naik setiap tahun, tetapi, grafik naik turunnya harga emas dapat menjadi ujian untuk Anda. Contoh nyatanya adalah yang terjadi saat ini.

Akhir tahun lalu, harga emas sempat turun sejak kenaikannya yang terjadi pada bulan Agustus. Akan tetapi, bulan Januari ini, harga emas kembali naik. Hal ini disebabkan oleh banyaknya orang, terutama di Asia yang membeli emas dalam bentuk fisik untuk kebutuhan Tahun Baru Imlek.

Selain harga emas yang terus naik, fluktuasi harga emas juga sering terjadi. Hal ini ditunjukkan setelah Tahun Baru Imlek berlalu. Harga emas menjadi turun.

Saat ini, harga emas berjangka turun sebesar 0,2 persen menjadi US$ 1.242,15 per ounce. Dan, tercatat pada Senin, 3 Februari 2014, pada pukul 8.48 waktu Singapura, emas berada di level US$ 1.244,48 per ounce.

Bila melihat data diatas, memang ada kenaikan sebesar 3,2 persen. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran pasar akan memburuknya pasar Singapura.

harga emas, imlek, ekonomi, emas

Tahun Baru Imlek Januari ini juga berpengaruh pada pasar emas di China. Diperkirakan, pasar emas di China akan mengungguli India yang menjadi konsumen emas terbesar di dunia pada 2013. Hal ini dikarenakan meningkatnya permintaan akan emas untuk perayaan Imlek.

Saat ini, pasar emas China tutup atau libur selama satu minggu sampai 6 Februari. Menurut Edward Meir, analis INTL FCStone, tutupnya pasar emas China ini seharusnya dimanfaatkan pelaku pasar untuk keluar dari pembelian emas fisik.

Meskipun transaksi emas naik di pasar emas China, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah turunnya volume acuan kontrak di Shanghai Gold Exchange pada 30 Januari yang lalu. Penurunan ini bahkan menjadi yang terendah sejak Juni 2011.

Meir memperkirakan, akan ada turbulensi di pasar saham global pada bulan Februari. Bila hal ini terjadi, maka harga emas diperkirakan akan naik setelah sempat turun di level terendah pada 31 Desember yang lalu.

Selain pasar emas di beberapa negara, terdapat juga kenaikan harga emas pengiriman untuk bulan April di Comex. Kenaikan yang tercatat sebesar 0,3 persen yang membuat harga emas naik menjadi US$ 1.243,80 per ounce.

Selain harga emas, terdapat juga perubahan harga beberapa komoditi di Comex, seperti:

  1. Harga perak turun 0,4 persen menjadi US$19,1173 per ounce
  2. Harga palladium naik menjadi US$ 703,74 per ons dari harga US$ 703,69 pada 31 Januari lalu.
  3. Harga platinum turun 0,1 persen menjadi US$ 1.375,50.

 harga emas, imlek, ekonomi, emas

BACA JUGA:

Merpati Airlines Diambang Keterpurukan

Guncangan Terjadi Di Bursa Saham AS

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *