Teropong Bisnis | Homepage
Saham Dengan Tren Baik di Masa Mendatang di IHSG untuk Investasi

Saham Dengan Tren Baik di Masa Mendatang di IHSG untuk Investasi

🕔07.Nov 2013

Demo buruh beberapa waktu yang lalu memberikan dampak signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG kala itu melemah dan berada di zona merah. Saat ini, kondisi IHSG belum bisa dikatakan membaik dan pulih sepenuhnya. Banyak ahli masih memperkirakan bahwa IHSG masih akan berada di zona berbahaya ini.

Banyak pelaku pasar memprediksi bahwa IHSG akan bergerak pada suppor 4.375 – 4.412 dan resistance pada posisi 4.454 – 4.468.

Prediksi para ahli tentang masih lemahnya posisi IHSG ini bukannya tanpa alasan. Ada banyak faktor yang menjadi dasar kuat prediksi tersebut. Salah satunya adalah kondisi perdagangan sektor-sektor pendukung IHSG. Pada perdagangan kemarin, banyak saham dari sektor-sektor ini masih berada di kondisi melemah.

Sektor-sektor yang masih berada di kondisi turun ini antara lain sektor keuangan, konsumsi, berbagai macam industri, properi, manufaktur, industri dasar, pertambangan dan perdagangan.

Akan tetapi, ada beberapa sektor pendukung IHSG yang berada di posisi sebaliknya, atau dapat dikatakan masih dalam keadaan baik. Sektor-sektor ini adalah sektor infrastruktur dan perkebunan yang saat ini masih berada di zona hijau. Hal ini tentunya menggembirakan karena artinya ada beberapa tren positif yang berlaku di pasar saham Indonesia.

Reza Priyambada, Analyst Trust Securities menyarankan beberapa saham IHSG yang dapat anda pilih sebagai instrumen investasi yang dapat anda gunakan hari ini. Saham-saham yang disarankan Reza ini pada umumnya berada di kondisi yang baik.

Saham-saham yang dapat anda pilih seperti saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Saham ini berada di kisaran support normal yaituantara Rp. 4.500 – Rp. 4.575 dengan resistance sebesar Rp. 4.650 – Rp. 4.725. Anda dapat melakukan trading buy saham ini dengan satu syarat yaitu selama saham ini diperdagangkan dengan nilai diatas RP. 4.575.

Selain itu, saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) juga cukup baik untuk dicoba. Saham ini bergerak di kisaran support Rp. 3.250 – Rp. 3.300 dan resistance Rp. 3.400 – Rp. 3.450. Anda dapat melakukan trading buy, selama saham ini diperdagangkan diatas Rp. 3.350.

Selanjutnya adalah saham dari PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Saham ini diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp. 4.650 – Rp. 4.725. Sedangkan untuk resistance saham ini, bergerak di kisaran Rp. 4.650 – Rp4.725. Untuk anda yang tertarik dengan saham ini, sebaiknya melakukan trading buy saat saham ini diperdagangkan dengan level diatas Rp. 4.750.

Dan, saham yang terakhir yang disarankan oleh Reza adalah saham dari PT Harum Energy Tbk (HRUM). Kisaran support saham ini akan berada di Rp. 3.200 – Rp. 3.275 dengan resistance di kisaran Rp. 3.350 – Rp. 3.425. Kondisi baik yang cocok untuk dilakukan trading buyadalah saat nilainya diatas RP. 3.300.

 

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat 0

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi 0

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan saat ini masih dalam tren yang positif. Hari ini Indeks