Teropong Bisnis | Homepage
Publik, Bersiaplah, Sido Muncul Akan Datang Desember Ini

Publik, Bersiaplah, Sido Muncul Akan Datang Desember Ini

🕔11.Nov 2013

PT. Sido Muncul beberapa pekan yang lalu menggebrak dunia pasar saham Indonesia dengan mengumumkan akan melakukan IPO. Mereka berencana menggunakan laporan keuangan bulan Maret 2013 untuk dasar evaluasi melakukan IPO ini. Tetapi, Sido Muncul kembali membuat penasaran dengan menunda pelaksanaan IPO ini.

Lalu, kabar terbaru muncul bahwa PT. Sido Muncul siap untuk melakukan IPO dengan menggunakan laporan keuangan bulan Juni 2013 dan akan melakukan public expose pertengahan November ini. Akan tetapi, kabar ini masih simpang siur, karena pihak penjamin dan Sido Muncul belum mengkonfirmasi secara resmi pernyataan ini.

Akhirnya, setelah dinanti banyak pihak, Presiden Direktur PT. Sido Muncul, Irwan Hidayat, mengkonfirmasi kabar diatas. Penawaran saham Perdana atau IPO perusahaan jamu ini akan dilakukan pada Desember 2013.

Dan, Irwan juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan roadshow ke beberapa negara untuk sosialisasi rencana realisasi IPO ini pada 18 November 2013 mendatang. Tempat-tempat yang akan dikunjungi dalam roadshow ini adalah Jakarta, Semarang, Singapura, Kuala Lumpur dan Hongkong.

Irwan mengatakan IPO yang akan dilaksanakan Desember nanti akan menjadi salah satu cara perusahaan Sido Muncul untuk mendapatkan dana segar untuk mengembangkan perusahaan ini. Dana yang ditargetkan akan diperoleh sebesar antara Rp. 1 triliun sampai Rp. 1,5 triliun.

Jumlah saham yang akan dilepas pada IPO sebesar 20 persen. Harga per lembar saham saat penawaran ini dibuka diperkirakan akan mencapai Rp. 1.000 hingga Rp. 800 per lembar saham.

Irwan mengatakan pengembangan yang akan dilakukan dengan dana yang diperoleh dari IPO ini adalah pengembangan pabrik jamu di Kabupaten Semarang. Selain itu, dana ini juga digunakan untuk penambahan modal usaha.

Pihaknya belum tertarik untuk mengembangkan pabrik yang berlokasi di luar Jawan Tengah. Tetapi, perusahaan ini akan mengambil kesempatan, seandainya ada investor yang tertarik untuk mengembangkan produk jamu dari Sido Muncul di luar negeri.

Irwan menyampaikan kabar diatas saat peluncuran iklan Tolak Angin versi Amerika. Mengenai iklan Tolak Angin versi Amerika ini, Irwan mengatakan bahwa hal ini adalah bukti bila produk Sido Muncul diterima di luar negeri.

Bahkan menurutnya, 5 persen hingga 8 persen dari total produksi perusahaan ini diekspor. Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor ini seperti Amerika, Singapura, Hongkong, Australia, Malaysia dan Saudi Arabia. Dapat dikatakan hal ini sangat membanggakan, karena jamu adalah obat khas tradisional asli Indonesia.

Irwan juga menambahkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Bila produk asli Indonesia dikelola dengan baik dan tepat, maka negara lain pasti akan dapat menerimanya dengan baik.

Selain itu, mutu dan keamanan produk buatan Indonesia juga harus terjamin dan selalu dijaga pada level atas. Hal ini pula yang membuat produk Sido Muncul sangat diterima di luar negeri.

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat 0

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi 0

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan saat ini masih dalam tren yang positif. Hari ini Indeks