Teropong Bisnis | Homepage
Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

0 Comments 🕔25.Feb 2016

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau Rabu pagi hari waktu Jakarta, harga emas mengalami kenaikan. Kenaikan yang tercatat pada hari tersebut mencapai 1 persen. Selain penurunan pasar saham global, kenaikan harga emas ini juga disebabkan semakin banyaknya dana-dana investasi yang masuk ke sektor logam mulia.

Berdasarkan informasi dari Reuters yang dilansir pada Rabu, 24 Februari 2016, harga emas di pasar spot mengalami kenaikan sebesar 1,15 persen menuju level US$ 1.223,40 per ounce. Hal ini berbeda pada perdagangan sebelumnya, dimana harga emas di pasar spot mengalami pelemahan. Reli pada pasar saham menjadi penyebab pelemahan sebesar 1,6 persen ini.

Di lain sisi, harga emas berjangka juga mengalami kenaikan, khusus untuk pengirman bulan April di Amerika Serikat (AS). Kenaikan terjadi sebesar 1 persen pada US$ 1.222,60.

Menurut Analis Commerzbank, Eugen Weinberg, kenaikan harga emas ini disebabkan oleh dua hal. Yang pertama adalah adanya penurunan harga saham. Hal ini juga diamini oleh analis ETF Securities, Martin Arnold. Menurut Martin, bila terjadi penjualan besar-besaran, maka emas dapat mencapai level US$ 1.260.

Penyebab lainnya menurut Eugen adalah banyaknya dana yang masuk untuk investasi pada produk ETF. Ditambah lagi pasar saham di Eropa dan Amerika yang memang mengalami penurunan. Kondisi ini yang banyak membuat para investor memindahkan dana mereka ke komoditas yang lebih aman, yaitu emas. Dan, langkah ini pula yang membuat harga emas mengalami kenaikan.

Yang menarik, pada perdagangan sebelumnya, kondisi yang terjadi sangat berbeda. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas mengalami pelemahan. Hal ini terjadi akibat adanya penguatan pada pasar saham Amerika Serikat. Ditambah lagi, harga minyak yang juga mengalami kenaikan serta beberapa bursa saham di Asia yang juga mengalami penguatan, membuat harga emas semakin tertekan.

Pada awal pekan ini, Dollar AS juga mengalami penguatan. Indeks Dollar AS mengalami kenaikan sebesar 0,60 persen terhadap Poundsterling. Menurut Colin Cieszynski, kondisi ini sebenarnya dapat dikatakan cukup normal. Pelemahan harga emas adalah salah satu proses koreksi dari pasar saham yang menguat pada pekan sebelumnya.

Selain itu, arus modal keluar di pasar saham juga dapat dikatakan masih dalam level normal. Perubahan pada beberapa nilai saham tampaknya tidak terlalu mempengaruhi para investor dalam menangani dana yang mereka tanamkan. Artinya, hal ini tidak akan memberikan dampak cukup besar terhadap perekonomian.

Meskipun begitu, dengan adanya kenaikan harga emas pada pekan ini, maka dapat dikatakan pekan ini merupakan saat yang cukup tepat untuk mempertahankan investasi emas Anda. Bila Anda mampu memanfaatkan perubahan harga emas pada pekan ini, bisa jadi Anda dapat memperoleh keuntungan besar.

harga emas

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi 0

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan saat ini masih dalam tren yang positif. Hari ini Indeks

Bursa Saham Cina Negatif, Negara Lain Positif

Bursa Saham Cina Negatif, Negara Lain Positif 0

Pekan ini, bursa saham Cina masih dalam tren negatif setelah sebelumnya terjadi aksi jual besar-besaran. Aksi jual

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *