Teropong Bisnis | Homepage
Google Ambruk, Facebook Terpuruk, Wall Street Memburuk

Google Ambruk, Facebook Terpuruk, Wall Street Memburuk

0 Comments 🕔06.Apr 2014

Jumat pekan ini, Wall Street terlihat kelam dengan banyaknya pelemahan harga saham yang terjadi. Hal ini berbanding terbalik pada pembukaan perdagangan. Sebelumnya, terjadi aksi jual saham teknologi pada “intraday” awal perdagangan pekan ini. Hal ini membuat indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 mencatatkan kenaikan dengan rekor tertinggi.

Akan tetapi, setelah kenaikan dengan rekor tertinggi tersebut, terjadi penurunan yang cukup merata. Banyak pelemahan ini terjadi pada saham-saham unggulan (blue chip).

Yang pertama adalah indeks Dow yang melemah 159,65 poin atau 0,96 persen dan menyentuh angka 16.412,90. Setelah itu, indeks S&P 500 turun 23,68 poin atau 1,25 persen menjadi 1.865,09. Disusul indeks komposit teknologi Nasdaq, yang turun 110,02 poin atau 2,60 persen ke level 4.127,73.

Dari ketiga pasar tersebut, Nasdaq dapat dikatakan yang terburuk. Pelemahan indeks Nasdaq adalah yang terendah dalam dua bulan terakhir. Hal ini disebabkan banyak pelaku pasar melakukan aksi jual untuk saham-saham unggulan, seperti Tesla, Netflix dan Amazon. Mereka masih menunggu hasil dari laporan laba perusahaan-perusahaan tersebut.

Selain itu, saham-saham perusahaan berbasis teknologi juga mengalami pelemahan. Contohnya, saham Netflix yang melemah 4,9 persen. Sedangkan tiga perusahaan berbasis teknologi yang cukup besar, Facebook, Google dan Apple juga melemah. Saham Facebook melemah sebesar 4,6 persen, Google sebesar 4,7 persen dan Appel sebesar 1,3 persen.

info saham, google, facebook, artikel ekonomi, wall street

Pada pembukaan perdagangan di Wall Street pekan ini, indeks Dow Jones dan S&P 500 sebenarnya mencatatkan posisi yang cukup tinggi, yaitu masing-masing 16.631,63 dan 1.897,28. Hal ini terjadi setelah adanya rilis laporan daftar gaji non-pertanian AS untuk bulan Maret.

Menurut data yang terilis, total gaji non-pertanian meningkat. Hal ini seiring dengan bertambahnya 192.000 lapangan pekerjaan baru pada bulan Maret ini. Meskipun demikian, tingkat pengangguran tidak menurun, tetap pada level 6,7 persen.

Banyak ahli yang memprediksi bahwa akan ada peningkatan jumlah lapangan pekerjaan pada bulan Maret ini. Diperkirakan akan ada 206.000 lapangan pekerjaan baru yang akan menurunkan tingkat pengangguran menjadi 6,6 persen.

Menurut Kathy Bostjancic, direktur analisis makroekonomi dari Conference Board, saat ini terjadi tren baik dalam perekrutan tenaga kerja baru. Meskipun terjadi cuaca buruk musim dingin ini, diperkirakan akan terjadi peningkatan pada musim semi dan panas tahun ini.

Meskipun ada peningkatan lapangan pekerjaan, hal ini diperkirakan tidak akan mengubah kebijakan The Fed mengenai stimulus moneter. Hal ini pula yang  mendorong terjadinya perubahan besar pada indeks-indeks utama di Wall Street.

Meskipun terjadi banyak pelemahan pada Jumat pekan ini, bila dilihat secara mingguan, dapat ditemukan hal yang baik. Indeks Dow Jones, secara mingguan mengalami kenaikan dalam 3 minggu terakhir, sebesar 0,6 persen. Sedangkan S&P 500 naik sebesar 0,4 persen. Hanya Nasdaq yang mengalami penurunan dalam 3 minggu terakhir sebesar 0,7 persen.

info saham, google, facebook, artikel ekonomi, wall street

BACA JUGA:

Saham Blitz Megaplex Akan Segera Disebar

Benarkah 99% Saham ANTV Sudah Laku?

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat 0

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi 0

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan saat ini masih dalam tren yang positif. Hari ini Indeks

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *