Teropong Bisnis | Homepage
Fluktuasi Nilai Saham Wall Street Mempengaruhi Perusahaan di AS

Fluktuasi Nilai Saham Wall Street Mempengaruhi Perusahaan di AS

0 Comments 🕔28.Sep 2013

Setelah 5 hari berturut-turut nilai saham Wall Street turun, Kamis 26 September kemarin akhirnya naik. Hal ini dikarenakan data lapangan pekerjaan dan pasar properti AS terlihat menjanjikan. Beberapa diantaranya adalah Indeks Dow Jones Industrial Average naik 55.04 poin (0,36%) menjadi 15.328,30 dan Indeks S%P 500 naik 5,90 poin (0,35%) menjadi 1.698,67. Sementarai itu, Nasdaq naik 26,33 poin (0,70%) menjadi 3.787,43.

Menurut Bill Lynch, direktur investasi Hinsdale Associates, saat ini pasar sedang pulih. Dan, saat ini pula, waktu yang tepat untuk berinvestasi di pasar saham.

Terjadi juga aksi beli karena adanya kabar bahwa tunjangan pengangguran merosot sebesar 5.000 menjadi 305.000 oleh Departement Tenaga Kerja. Hal ini juga sudah diprediksi oleh para analis yang memprediksi akan ada kenaikan menjadi 325.000.

Selain itu, sektor properti juga mendapatkan dampak dari nilai saham ini. Penjualan pending home turun 1,6 persen. Nilai penurunan ini tidak sesuai dengan yang diprediksi analis yaitu sebesar 2,3 persen.

Dilain pihak, saham Facebook naik 1,9 persen. Untuk pertama kalinya, saham Facebook ditutup pada 50,39 dollar AS. Menurut Jefferies, hal ini terjadi karena pihaknya berhasil membuat dasar baru untuk produk iklan video yang bisa menjadi bisnis besar.

Sementara itu saham eBay juga naik sebesar 4,5%. Hal ini terjadi setelah ada pengumuman akuisisi Braintree, platform pembayaran global dengan nilai akuisisi sebesar 800 juta dollar AS.

Masalah perbankan AS juga menjadi pemicu terjadinya perubahan nilai saham. Salah satunya adalah adanya pembahasa mengenai pembayaran masalah perbankan sebesar 11 miliar dollar AS oleh Kepala Eksekutif Jamie Dimon dan Jaksa Agung AS Eric Holder.

Beberapa perusahaan lain yang juga terpengaruh adalah perusahaan farmasi Eli Lilly yang turun 3,0% setelah ada laporan bahwa percobaan pengobatan ramucirumab untuk kanker payudara metastatik tidak memenuhi titik akhir primer.

Bed Bath & Beyond naik 4,5% setelah mengumumkan mendapatkan laba 1,16 dollar AS, penyewaan mobil Hertz turun 16,1% setelah mengurangi target setahun karena adanya penurunan permintaan. Laba saham berkisar antara 1,68-1,79 dollar AS atau 10 sen dibawah perkiraan pada Februari, dan Avis Budget Group turun 6,8%.

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat 0

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi 0

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan saat ini masih dalam tren yang positif. Hari ini Indeks

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *