Teropong Bisnis | Homepage
Bursa Saham Asia Bergejolak Menanti Rilis The Fed

Bursa Saham Asia Bergejolak Menanti Rilis The Fed

0 Comments 🕔09.Jul 2014

Pasar saham global saat ini sedang bergejolak. Dampaknya, bursa saham Asia dikhawatirkan akan mengalami masa-masa buruk. Hal ini tampak dari jatuhnya indeks saham acuan regional, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan menguatnya Yen, meskipun suku bunga Amerika Serikat (AS) belum terprediksi dengan jelas.

Salah satu tanda kuat tertekannya bursa saham Asia ini tampak pada perdagangan saham hari Selasa 8 Juli 2014, pukul 09.18. Terjadi penurunan pada indeks saham MSCI Asia Pacific sebesar 0,3 persen. Pelemahan ini adalah yang pertama dalam tiga hari terakhir.

Pelemahan indeks saham MSCI Asia Pacific juga dipengaruhi oleh penurunan yang terjadi di beberapa pasar saham Asia. Contohnya, indeks saham Jepang Topix yang melemah sebesar 0,8 persen. Nikkei pun demikian, dengan melemah sebesar 0,5 persen menuju level 15.304,27.

Selain di Asia, indeks saham Australia juga menurun sebesar 0,3 persen dan bertahan di posisi 5.503,10. Sedangkan indeks saham Selandia Baru, NZX 50, menurun sebesar 0,4 persen.

Meskipun banyak terjadi pelemahan pada bursa saham Asia, indeks saham Korea Selatan, Kospi mengalami penguatan. Meskipun tidak signifikan, hanya sebesar 0,1 persen, namun hal ini menjadi tanda baik bagi pasar saham negara ini.

Penguatan pada Kospi sebagian besar disebabkan oleh saham Samsung yang juga menguat sebesar 1,3 persen. Hal ini terjadi setelah Samsung merilis laporan tentang keuntungan pada kuartal kedua tahun ini. Selain itu, saham Samsung juga menjadi yang terkuat kedua di indeks MSCI Asia Pacific dibawah saham Toyota Motor Corp.

Sedangkan pekan ini, The Fed akan mengumumkan hasil pertemuan mereka pada bulan Juni lalu. Hal inilah yang menjadi pemicu kekhawatiran pasar akan suku bunga AS yang akan disampaikan. Bila suku bunga AS naik, maka dapat diperkirakan, pasar akan menanggapinya secara negatif. Efek pada psikologis pelaku pasar inilah yang menyebabkan tertekannya bursa saham Asia.

Masalah diatas juga disampaikan oleh Komal Sri Kumar, dari Sri Kumar Global Strategies Inc. Namun, dia juga mengatakan reaksi negatif dari pasar hanya akan berlangsung beberapa saat. Pasar akan kembali normal setelah beberapa bulan.

Menurut Goldman Sachs Group, peningkatan suku bunga AS akan terjadi. Namun, mereka memprediksi bahwa peningkatan ini akan terjadi pada tahun 2015.

Selain rilis dari The Fed, rilis ekonomi dari negara Jepang and China juga menjadi perhatian utama pelaku pasar di bursa saham Asia. Dan, waktu perilisan data ekonomi 2 negara ini akan berlangsung bersamaan dengan rilis The Fed.

Saat ini, keadaan pasar masih dapat dikatakan normal. Pada pasar komoditas, harga emas masih berada di level US$ 1.317,60 per ounce. Terjadi pelemahan pada harga minyak Brent sebesar 26 sen dan berada di level US$ 109,98 per barel. Harga minyak AS juga melemah 11 sen menuju level US$ 103,42 per barel.

info saham, bursa saham, the fed, saham

BACA JUGA:

Masa Konsolidasi IHSG, Saham-Saham Menggiurkan Bertebaran Siap Dibeli

Indeks Harga Saham Gabungan Terkait Kondisi Global

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat 0

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi 0

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan saat ini masih dalam tren yang positif. Hari ini Indeks

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *