Teropong Bisnis | Homepage
Baru Datang, Saham Naik

Baru Datang, Saham Naik

🕔30.Oct 2013

Sangat jarang perusahaan yang baru masuk di Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung memperoleh hasil positif pada nilai saham yang diluncurkannya. Salah satu perusahaan baru yang beruntung adalah PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII). Perusahaan ini merupakan pendatang baru ke 26 di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai saham naik signifikan.

Pada pembukaan perdagangan saham hari Selasa 29 Oktober 2013, saham perusahaan ini dibuka naik. Kenaikan yang tercatat sebesar 35 poin ke level Rp 255 per lembar saham.  Perusahaan ini juga mencatakan saham tertinggi pada level Rp. 290 per saham dan terendah Rp. 230 per saham.

Kenaikan ini mencapai 31,82%. Yang paling membanggakan, kenaikan ini membuat perusahaan ini masuk dalam top gainer pada perdagangan hari ini.

 Perusahaan Arita mencatakan 791 kali perdagangan saham di BEI. Volume perdagangan saham perusahaan ini adalah 34.590 lot dengan nilai transaksi Rp. 4,5 miliar.

Saat baru masuk dalam BEI, perusahaan yang tergabung dalam Unimech Group Sdn. Bhd. Malaysia ini memasang harga per lember untuk saham mereka sebesar Rp. 220. Total nilai saham yang dilepas ke publik adalah 275 juta saham atau 25,58% dari total modal disetor dan ditempatkan penuh.

Menurut Direktur Utama PT Lautandhana Securindo, Wientoro Prasetyo, saham dari perseroan saat ini sedang digemari. Hal ini dibuktikan saat diadakan masa penawaran umum (offering periode) pada tanggal 21 Oktober 2013 sampai 23 Oktober 2013, terah terjadi kelebihan permintaan saham. Permintaan saham yang tercatat mencapai 21,6 kali dari total jumlah saham penjatahan terpusah yang ditawarkan.

Dana yang didapat dari penjualan saham ini akan digunakan untuk banyak hal. Perusahaan ini akan menggunakan 75 % dari dana yang diperoleh untuk penambahan persediaan produk, pembukaan kantor cabang baru dan lainnya. Sedangkan 25% lainnya akan digunakan untuk mengatasi masalah utang, baik utang jangka pendek yang jatuh tempo dan utang lainnya.

Dana yang didapat oleh perusahaan ini setelah Initial Public Offering (IPO) dan penjualan saham naik adalah sebesar Rp. 60,5 miliar. Dengan perincian seperti diatas, yaitu Rp. 45,37 miliar atau 75% dan Rp. 15,12 miliar atau 25% sisanya.

Ada beberapa jenis pinjaman perbankan yang diberikan kepada perseroan. Pinjaman pertama adalah pinjaman yang berasal dari Bank United Overseas Bank (UOB). Pinjaman ini mempunyai platfon sebesar US$ 1 juta.

Pinjaman yang kedia berasal dari M-Bank. Untuk pinjaman yang satu ini mempunyai besar platfon US$ 2 juta. Dan yang terakhir adalah Bank Permata sebesar Rp. 19,5 miliar.

Perusahaan ini juga menunjuk PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin emisi efek. Hal ini dilakukan agar proses perealisasian rencana IPO berjalan lancar dan sukses, dan kejadian saham naik dapat terus terjadi.

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat 0

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi 0

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan saat ini masih dalam tren yang positif. Hari ini Indeks