Teropong Bisnis | Homepage
Alasan Mengapa IHSG Menguat

Alasan Mengapa IHSG Menguat

🕔15.Nov 2013

Kabar baik datang dari Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG. Pasalnya, pada pembukaan perdagangan saham hari ini, Kamis, 14 November 2013, IHSG mengalami penguatan dan berada di zona hijau. Pada pembukaan perdagangan IHSG main sekitar 21.98 pon atau 0.51% menjadi level 4.323,87.

Tanda-tanda ini sudah nampak pada pagi harinya yaitu pukul 09.00 WIB dimana IHSG mengalami penguatan sebesar 1% atau 37.04 poin ke level 4.338,93. Kabar gembira ini tidak hanya berlaku untuk IHSG saja tetap juga utnuk indeks saham lainnya seperti LQ45. Pada pembukaan perdagangan indeks saham LQ45 naik sebesar 1.48% menuju level 725.94.

Penguatan ini sendiri merupakan dampak positif dari menguatnya 75 saham lain. Sayangnya, ada 9 saham yang melemah pada pembukaan perdagangan tersebut. Sedangkan 42 saham sisanya masih tidak bergerak atau stagnan. Jika ditotal maka frekuensi perdagangan saham pagi ini sudah mencapai 2.562 kali.

Volume perdagangan sahamnya sudah mencapai 66.13 juta saham. Nilai transaksi perdagangan sahamnya saja sudah mencapai sekitar Rp. 105.99 miliar. Lebih jauh lagi, rupanya investor asing sudah melakukan pembelian saham hingga Rp. 70.1 miliar. Sedangkan aksi penjualan investor asing hari ini sudah mencapai Rp. 67 miliar.

Selain itu, penguatan indeks saham IHSG ini juga karena topangan 10 sektor saham yang terus menguat. Contohnya, sektor saham konstruksi meningkat menjadi 1.76%. Sedangkan untuk sektor saham aneka industri naik hingga 1.9%. Dua kenaikan sektor saham tersebut juga diikuti oleh sektor lain yaitu sektor saham keuangan yang meningkat di level 1.63%.

Beberapa saham yang menguat pada hari Kamis ini mengikuti jejak IHSG antara lain ICBP yang meningkat sebesar 2.5% hingga menujulevel Rp. 10.250. Ada pula saham BBRI yang naik hingga 3.42% menuju level Rp. 7.550. Saham INTP adalah saham ketiga yang ikut meroket menuju 1.31% dan naik ke level Rp. 19.300.

Selain indeks saham yang menguat tersebut, ada pula beberapa saham yang melemah. Salah satu saham yang turun adalah milik SILO yang merosot ke 1.58% menjadi level Rp. 9.350. Saham ISAT juga turun ke posisi 2.7% dan harus puas berada di level Rp. 3.600. Saham ketiga yang mengikuti jejak penurunan 2 rekannya adalah saham milik DNET yang turun sebesar 2.38% menjadi level Rp. 820 per saham.

Selaku Analis PT Samuel Sekuritas, Benedictus Agung menyatakan bahwa IHSG menguat karena dalam 2 hari sebelumnya sudah terkoreksi signifikan. Sama halnya dengan nilai tukar rupiah yang menguat karena sentiment positif dari penguatan bursa saham Amerika Serikat.

Pada pembukaan perdagangan Rupiah sudah menguat pada posisi Rp. 11.440 terhadap dollar Amerika Serikat. Data neraca transaksi kuartal III 2013 yang berjalan juga mencapai 3.8% dari produk domestic bruto. Sektor saham yang juga signifikan adalah bank, semen,properti, dan otomotif.

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat 0

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Hari Ini IHSG Tembus 4400 Berkat Dorongan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi 0

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan saat ini masih dalam tren yang positif. Hari ini Indeks