Teropong Bisnis | Homepage
Sunset Policy Dipercaya Ampuh Meningkatkan Penghasilan Pajak

Sunset Policy Dipercaya Ampuh Meningkatkan Penghasilan Pajak

0 Comments 🕔24.Apr 2015

Sunset Policy adalah kebijakan yang diterapkan oleh Ditjen atau Direktorat Jenderal Pajak di bawah naungan Kementrian Keuangan. Kebijakan ini berupa menghapus sanksi administratif pajak, terutama bagi para wajib pajak yang sangat sulit untuk pelaporan dan pembayaran pajak. Sistem ini sudah pernah mengalami kegagalan saat diterapkan pada tahun 2008 silam. Ternyata di tahun 2015 ini kebijakan itu diterapkan kembali dengan harapan bisa mendulang kesuksesan dari penerapan sebelumnya.

Dengan menerapkan kebijakan tersebut, Ditjen Pajak menilai bisa mencapai kesuksesan. karena sudah didukung dengan berbagai kelengkapan data dari Wajib Pajak yang sangat memadai. Ruston Tambunan dari Universitas Indonesia, selaku pengamat dunia perpajakan mengatakan kalau penerapan kebijakan ini, dikarenakan penerimaan pajak belum sesuai dengan target. Tak hanya itu, lembaga pemerintah ini juga tengah melakukan penegakan terhadap kepatuhan dari Wajib Pajak.

Pada APBN-P 2015 dijelaskan kalau target penerimaan pajak di tahun ini harus mencapai 1.294,3 triliun rupiah. Sebanyak 904,1 triliun rupiah akan didapatkan dari penerimaan pajak rutin dan sebanyak 390,2 triliun akan diusahakan dari penerimaan ekstra. Sedangkan sekitar 200 triliun rupiah diharapkan bisa tercapai melalui penerapan kebijakan Sunset Policy.

Lalu apa yang dimaksud dengan kebijakan tersebut? Sistem ini diterapkan guna penggambaran  kebijakan pemerintah yang sudah pernah dilakukan di Indonesia dengan cara memberikan penghapusan terhadap sanksi administratif. Sanksi itu berupa bunga keterlambatan dalam pelunasan pembayaran pajak yang menjadi kewajibannya.  Peraturan ini sudah diatur di dalam Pasa; 37A UU No. 28 Tahun 2007, mengenai perubahan ketiga atas UU No. 6 Tahun 1983.

Penghapusan sanksi bunga terhadap beban pajak yang belum terbayar atau kurang berlaku untuk Wajib Pajak tertentu. Seperti badan dan orang pribadi yang sudah memiliki NPWP dan menerapkan pembetulan terhadap SPT Tahunan PPh, terutama sebelum pajak tahun 2007 yang menyebabkan pajak yang harus dibayar menjadi bertambah semakin besar. Kemudian berlaku bagi Wajib Pajak pribadi yang tidak memiliki NPWP, tapi dengan sukarela melakukan pendaftaran agar bisa mendapatkan NPWP.

Dengan penerapan kebijakan tersebut pertama kalinya diklaim meraih kesuksesan, karena bisa mendatangkan tambahan penerimaan pajak mencapai 7,46 triliun rupiah. Dengan begitu di tahun 2008 itu, Ditjen Pajak dapat mencapai target penerimaan pajak untuk kurun  waktu sepanjang 10 terakhir. Dengan sistem ini juga didapatkan sebesar 5,5 juta Wajib Pajak baru.

Tapi dalam pengamatan Ruston kebijakan yang diterapkan itu belum mencapai kata berhasil. Menteri Keuangan dan Ditjen Pajak tengah menyiapkan kebijakan perpajakan dengan landasan Peraturan Menteri Keuangan terhadap penerapan kebijakan ini. Yang rencananya akan diterapkan mulai 1 Mei sampai 31 Desember 2015. Kebijakan yang baru ini disebut sebagai Sunset Policy Jilid II.

Sunset Policy

Similar Articles

Bahaya Mafia Pajak Serta Cara Mengatasinya

Bahaya Mafia Pajak Serta Cara Mengatasinya 0

Beberapa waktu lalu Panama Papers mengungkapkan mengenai praktik gelap yang dilakukan oleh perusahaan siluman sebagai mafia

Kabar Gembira untuk Semua, Penurunan Tarif PPh Telah Tiba!

Kabar Gembira untuk Semua, Penurunan Tarif PPh Telah Tiba! 0

Bagi Anda yang merasa tarif Pajak Penghasilan (PPh) terlalu tinggi, Pemerintah berencana untuk menurunkannya. Hal

Pemerintah Indonesia Bebaskan PPN Rumah Harga di Bawah Rp 300 Juta

Pemerintah Indonesia Bebaskan PPN Rumah Harga di Bawah Rp 300 Juta 0

Pemerintah Indonesia telah menaikkan batasan harga properti rumah yang tidak akan dikenakan PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Pemerintah Menaikkan Batas PTKP, Solusi atau Masalah?

Pemerintah Menaikkan Batas PTKP, Solusi atau Masalah? 0

Pekan ini terdapat wacana Pemerintah untuk menaikkan besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Bila sebelumnya batas

Pajak Barang Mewah untuk Para Ibu-Ibu dan Sosialita

Pajak Barang Mewah untuk Para Ibu-Ibu dan Sosialita 0

Pajak merupakan salah satu sumber devisa terbesar Pemerintah Indonesia. Hal ini juga yang menjadi dasar

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *