Teropong Bisnis | Homepage
Kabar Gembira untuk Semua, Penurunan Tarif PPh Telah Tiba!

Kabar Gembira untuk Semua, Penurunan Tarif PPh Telah Tiba!

0 Comments 🕔12.Nov 2015

Bagi Anda yang merasa tarif Pajak Penghasilan (PPh) terlalu tinggi, Pemerintah berencana untuk menurunkannya. Hal ini menjadi angin segar ditengah kondisi ekonomi yang tidak menentu saat ini. Besar penurunan tarif PPh ini bervariasi, antara 5 persen hingga 30 persen. Rencana ini akan masuk dalam revisi Undang-Undang (UU) PPh yang akan dibahas pada awal tahun depan.

Kabar gembira ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Menurutnya, rencana ini dibuat agar para wajib pajak merasa lebih nyaman untuk melaksanakan kewajiban mereka. Namun, besar maupun kategori wajib pajak yang terkena penurunan ini belum dia sampaikan. Saat ini, Pemerintah masih membicarakan mengenai hal ini.

Tetapi, bila melihat dampak yang dapat ditimbulkan rencana ini, maka ada baiknya bila penurunan tarif PPh ini berlaku untuk wajib pajak dengan penghasilan menengah ke bawah. Dengan memberlakukan kebijakan ini pada golongan ini, maka daya beli masyarakat akan meningkat. Hal ini akan menggerakkan roda perekonomian Indonesia.

Rencana penurunan tarif PPh ini berlaku untuk pendapatan pribadi. Namun, Kementrian Keuangan juga menyampaikan akan ada rencana penurunan tarif PPh badan atau perusahaan yang akan dibahas tahun depan. Artinya, tarif PPh badan atau perusahaan yang mencapai 25 persen dari laba akan mengalami penurunan.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak, Mekar Satria Utama mengungkapkan rencana ini sudah disampaikan kepada para pengusaha. Pada pertemuan dengan 300 pengusaha di Kantor Pusat Pajak, tarif PPh badan yang baru minimal adalah 20 persen. Ada kemungkinan penurunan tarif PPh badan akan lebih rendah dari angka tersebut.

Sebelum rencana ini dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kemenkeu masih menunggu disetujuinya kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty). Kebijakan ini dapat menambah basis pajak yang tentunya akan menambah penerimaan pajak. Kebijakan inilah yang dapat menjadi solusi bila terjadi penurunan penerimaan pajak PPh tahun depan. Hal ini disebabkan karena target penerimaan PPh tahun depan 11 persen lebih tinggi dari tahun ini, yaitu Rp. 757,2 triliun.

Kebijakan tax amnesty ini juga akan menambah kemampuan para investor lokal untuk menanamkan modal di berbagai sektor di dalam negeri. Hal ini dapat menutupi peran investor asing.

Sedangkan menurut Yustinus Prastowo, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), ada satu hal yang perlu diperhatikan Pemerintah. Tingkat penghindaran pajak (tax avoidance) yang tinggi akan membuat penurunan tarif PPh ini tidak efektif untuk menambah basis pajak.

Yustinus menyarankan agar Pemerintah melihat terlebih dahulu sumber masalah terjadinya penghindaran pajak ini. Apakah masalah ini terjadi akibat tarif tinggi atau manfaat yang tidak mereka rasakan. Menurutnya, akan lebih baik, bila tarif pajak saat ini dipertahankan dan Pemerintah memperbanyak kategori wajib pajak yang lebih detail dan adil.

Penurunan Tarif PPh

Similar Articles

Bahaya Mafia Pajak Serta Cara Mengatasinya

Bahaya Mafia Pajak Serta Cara Mengatasinya 0

Beberapa waktu lalu Panama Papers mengungkapkan mengenai praktik gelap yang dilakukan oleh perusahaan siluman sebagai mafia

Pemerintah Indonesia Bebaskan PPN Rumah Harga di Bawah Rp 300 Juta

Pemerintah Indonesia Bebaskan PPN Rumah Harga di Bawah Rp 300 Juta 0

Pemerintah Indonesia telah menaikkan batasan harga properti rumah yang tidak akan dikenakan PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Pemerintah Menaikkan Batas PTKP, Solusi atau Masalah?

Pemerintah Menaikkan Batas PTKP, Solusi atau Masalah? 0

Pekan ini terdapat wacana Pemerintah untuk menaikkan besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Bila sebelumnya batas

Sunset Policy Dipercaya Ampuh Meningkatkan Penghasilan Pajak

Sunset Policy Dipercaya Ampuh Meningkatkan Penghasilan Pajak 0

Sunset Policy adalah kebijakan yang diterapkan oleh Ditjen atau Direktorat Jenderal Pajak di bawah naungan Kementrian

Pajak Barang Mewah untuk Para Ibu-Ibu dan Sosialita

Pajak Barang Mewah untuk Para Ibu-Ibu dan Sosialita 0

Pajak merupakan salah satu sumber devisa terbesar Pemerintah Indonesia. Hal ini juga yang menjadi dasar

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *