Teropong Bisnis | Homepage
Siapkan Senyuman untuk Sambut Bunga Kredit Rumah Baru

Siapkan Senyuman untuk Sambut Bunga Kredit Rumah Baru

0 Comments 🕔25.Feb 2015

Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok setiap manusia. Sayangnya, saat ini, tidak semua orang mampu memiliki rumah mereka sendiri. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah. Pemerintah juga menyiapkan langkah untuk mengatasi hal ini, seperti menurunkan bunga kredit rumah.

Turunnya bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) ini menjadi salah satu solusi agar para masyarakat dari golongan penghasilan mengengah ke bawah dapat memiliki rumah. Jenis bunga KPR yang diturunkan adalah KPR dengan skema Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sebelumnya, bunga KPR jenis ini mencapai 7,25 persen dan dengan adanya penurunan ini, bunga KPR akan berada pada 5 persen.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Basuki Hadimuljono mengungkapkan saat ini, Pemerintah masih menunggu hasil Sidang Kabinet. Bila rencana ini disetujui, maka cicilan kredit rumah akan turun hingga Rp. 500 ribu per bulan.

Dengan cicilan sebesar ini, maka kredit rumah dapat terjangkau untuk masyarakat dengan penghasilan dibawah Rp. 4 juta. Penurunan suku bunga ini juga adalah salah satu permintaan dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Untuk mewujudkan rencana ini, Pemerintah juga akan bekerjasama dengan bank-bank yang menyediakan program KPR dengan skema FLPP ini. Pemerintah rencananya akan mengadakan pertemuan dengan bank-bank tersebut untuk membicarakan lebih lanjut mengenai rencana ini.

Turunnya bunga kredit rumah ini juga bersamaan dengan turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau yang lebih dikenal dengan BI Rate. BI Rate kini berada pada level 7,5 persen setelah turun sebesar 25 basis poin. Sedangkan suku bunga Lending Facility, masih berada pada level 8 persen. Penurunan juga terjadi pada suku bunga Deposit Facility, yang mengalami penurunan sama seperti BI Rate menjadi 5,5 persen.

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengungkapkan bila penurunan BI Rate ini dapat dilakukan karena iklim politik yang stabil saat ini. Penurunan ini juga bertujuan untuk mendorong inflasi pada kisaran 4 pada tahun ini dan tahun depan. Bila tingkat inflasi ini dapat tercapai, maka transaksi berjalan akan membaik pula. Akan tetapi, pengaruh global masih menjadi tantangan untuk mencapai target ini.

Untuk masa mendatang, diharapkan kebijakan dari BI dan Pemerintah dapat lebih terintegrasi. Hal ini yang akan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang, khususnya untuk perbaikan pertumbuhan ekonomi.

Suku bunga acuan yang turun akan mempermudah perkembangan dunia industri Indonesia. Sedangkan, dengan rendahnya bunga kredit rumah, maka masyarakat akan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Semuanya ini akan sangat berpengaruh pada masa depan perekonomian Indonesia.

Dunia industri yang berkembang akan membuat perekonomian Indonesia menjadi lebih kuat. Masyarakat juga akan mempunyai hidup lebih baik. Semuanya akan berakhir pada membaiknya kondisi negara tercinta kita ini.

bunga kredit rumah, properti, house, kredit rumah, bunga kpr

Similar Articles

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Muslim!

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Muslim! 0

Sudah bukan rahasia lagi kalau Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dari

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015 0

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia sudah pasti mempunyai potensi besar dalam

Sayembara Maskot Berry Outlet Berhadiah Uang Belanja Rp 5.000.000

Sayembara Maskot Berry Outlet Berhadiah Uang Belanja Rp 5.000.000 0

BerryOutlet yang merupakan marketplace baru di Indonesia akan mengadakan sayembara maskot dari BerryOutlet yang bernama

Program Sejuta Rumah Menuai Kekecewaan

Program Sejuta Rumah Menuai Kekecewaan 0

Program sejuta rumah seperti membawa angin segar namun sayangnya ada hal yang tidak menyenangkan di

Peluang Kaya Lebih Besar dengan Usaha Sayuran Organik

Peluang Kaya Lebih Besar dengan Usaha Sayuran Organik 1

“Orang bilang tanah kita tanah surga. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman”. Sepenggal lirik dari

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *