Teropong Bisnis | Homepage
Gara-Gara Jeruk Impor, Harga Jeruk Pontianak Turun

Gara-Gara Jeruk Impor, Harga Jeruk Pontianak Turun

0 Comments 🕔20.Aug 2013

Indonesia memang kaya akan hasil bumi. Tanahnya yang subur membuat semua tanaman dan buah-buahan bisa tumbuh disini. Sayangnya cuaca yang kadang tidak kondusif dan ditambah dengan pengelolaan yang kurang berjalan dengan baik membuat semua hal yang ada di Indonesia tidak bisa dikelola dengan sebaik-baiknya.

 Ini terbukti dengan banyaknya impor barang dan kebutuhan yang dilakukan oleh pemerintah. Adanya impor jeruk yang secara besar-besaran membuat jeruk lokal asal Kalimantan barat ini harganya turun drastis. Saat ini jeruk Pontianak ini harganya hanya berkisar Rp 4.500 saja. Ini memang tidak bisa dipungkiri akibat tingginya laju impor jeruk dari China.

Gara-Gara-Jeruk-Impor-Harga-Jeruk-Pontianak-Turun-2

Alasan Jatuhnya Harga Jeruk Pontianak

Memang banyak orang yang berfikir apa karena impor lalu jeruk Pontianak jadi turun harganya? Sebenarnya harga jeruk lokal Indonesia tidak akan turun ketika adanya impor karena ketika impor, produksi jeruk lokal sedang menurun. Namun hal yang terjadi di masyarakat saat ini berbeda. Semua orang senang makan jeruk yang lebih manis dan berasal dari luar negeri karena harganya yang juga lebih murah.

Ini yang membuat permintaan akan jeruk Pontianak jadi berkurang dan harganya juga sangat jatuh. Sebenarnya beberapa saat yang lalu jeruk ini sempat menyentuh harga Rp 10,000 untuk jeruk yang kualitasnya sangat baik namun entah kenapa akhirnya turun menjadi Rp 4.500 saja per kilogramnya. Ini tentu membuat semua petani jeruk ini menjadi sangat sedih. Harga yang tidak stabil ini memang kerap terjadi walaupun permintaan akan jeruk ini sangat tinggi di Jawa.

Produksi Jeruk Pontianak

Ketika dicari tahu berapa jumlah produksi jeruk sambas atau jeruk Pontianak ini setiap bulannya, ternyata petani jeruk ini bisa mendapatkan 10000 ton per bulannya.Hasil ini tentu saja didapatkan dari luasanya kebun rakyat yang ada di Kalimantan Barat sendiri. Sebesar 11.800 hektar memang digunakan untuk menanam jeruk asal Kalimantan Barat ini.

 Produksi jeruk Sambas ini memang kerap sekali terganggu karena beberapa hal. Salah satunya karena faktor cuaca yang kadang tidak bisa diprediksi. Selain itu faktor lainnya seperti hama  yang menyebabkan banyaknya pohon jeruk jadi mati juga membuat produksi jeruk tidak lagi bisa dimaksimalkan. Akhirnya ditambah dengan datangnya jeruk-jeruk impor yang membuat masyarakat akhirnya berpaling kepada jeruk-jeruk tersebut.

Sebaiknya pemerintah memikirkan hal ini. Di samping lebih menekan dan lebih tegas dengan impor buah dari luar negeri, sebenarnya pemerintah juga harus memberikan solusi kongkrit buat petani di semua daerah. Bukan saja jeruk yang terancam, bahkan petani padi juga terancam jika pemerintah akhirnya selalu impor beras dari luar negeri.

Kuncinya pemerintah memang harus lebih mengerti rakyatnya. Kita harus mengembangkan potensi negeri sendiri ketimbang hanya impor dari luar negeri. Selalu impor barang dari luar negeri akan semakin memperlambat ekonomi di Indonesia.

Gara-Gara-Jeruk-Impor-Harga-Jeruk-Pontianak-Turun-3

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *