Teropong Bisnis | Homepage
Dirtjen Pajak Memeriksa Dokumen Pengemban Property Real Estate

Dirtjen Pajak Memeriksa Dokumen Pengemban Property Real Estate

0 Comments 🕔15.Aug 2013

Dirtjen-Pajak-Memeriksa-Dokumen-Pengemban-Property-Real-Estate-2

Saat ini Direktorat Jenderal Pajak tengah melakukan proses pemeriksaan terhadap beberapa dokumen transaksi para pengembang properti yang ada di Indonesia. Hal ini mereka upayakan untuk mengejar kurangnya potensi pembayaran dari pajak di sektor real estate. Langkah yang mereka lakukan juga cukup tegas, salah satunya adalah dengan memeriksa dokumen dari semua pengemban properti yang ada di Indonesia dalam dua tahun belakangan ini. Setiap transaksi yang terkait dengan permasalahan property akan diperiksa secara langsung oleh Dirtjen Pajak. Hal ini juga berkaitan dengan banyaknya aksi nakal yang dilakukan oleh pihak pengemban property yang ingin memperoleh keuntungan dengan jumlah besar dan sengaja lupa untuk membayar pajak. Padahal pajak merupakan sebuah kewajiban yang harus dibayarkan oleh semua pengemban property supaya mereka bisa menikmati segala macam fasilitas yang ada di lokasi tempat mereka membangun property tersebut.

Kepala Seksi Eksternal dari Dirtjen Pajak, Chandra Budi, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sekarang masih mengecek beberapa dokumen terkait transaksi yang terjadi selama dua tahun ini. Mereka pun juga berencana untuk melakukan pengecekan yang lebih detail lagi hingga 5 tahun ke belakang. Namun Dirtjen Pajak tidak melakukan hal tersebut mengingat pertimbangan sumber daya manusia yang saat ini sangat terbatas. Jika ditemukan ada beberapa pengemban properti yang berbuat nakal, tentunya akan ada sanksi khusus yang akan diberikan untuk mereka. Upaya ini juga diharapkan bisa membuat jera para pelakunya nanti.

Banyak Pengemban Property yang Tebukti Kurang Bayar Pajak

Dari hasil uji yang dilakukan oleh Real State Indonesia, ternyata terdapat potensi penghasilan pajak property atau PPh yang cukup tinggi, yakni senilai 30 Trilliun Rupiah. Angka tersebut juga masih belum pasti mengingat tidak termasuk dengan ppn. Hal ini tentu saja sangat mencurigakan karena pada kenyataanya setoran pajak yang diberikan oleh pihak terkait jumlahnya masih jauh dibawah angka tersebut. Pihak terkait hanya membayarkan pajak dengan jumlah 9 Trilliun saja. Lalu dimana sisa 21 Trilliun yang mereka peroleh? Tentu saja ini menjadi pertanyaan yang harus mereka jawab.

Pemeriksaan Dokumen Pengemban Property Merupakan Langkah yang Terbaik

Selama ini Dirtjen Pajak memang melihat bahwa terjadi booming dalam aktivitas penjualan property yang terjadi di Negara Indonesia. Tetapi penerimaan pajak yang diterima jumlahnya ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Aktivitas yang mencurigakan ini seharusnya bisa dicegah lebih awal apabila pihak penanganan pajak bertindak secara langsung pada saat itu juga. Ini juga yang menjadi alasan mengapa penerimaan pajak yang berasal dari sektor real estate tidak juga mengalami peningkatan yang signifikan, sebenarnya ada apa ini? Chandra meyakini bahwa dengan memeriksa langsung dokumen transaksi yang dimiliki oleh pengemban property, mereka akan bisa memeriksa apabila terbukti ada kekurangan pembayaran pajak yang dilakukan pengemban property tersebut.

Dirtjen-Pajak-Memeriksa-Dokumen-Pengemban-Property-Real-Estate-3

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *