Teropong Bisnis | Homepage
Dampak Kenaikan Harga Bawang Merah dan Bawang Putih

Dampak Kenaikan Harga Bawang Merah dan Bawang Putih

0 Comments 🕔08.Apr 2013

Harga barang pangan banyak yang mengalami peningkatan dan tentunya ini memberikan dampak yang signifikan bagi berbagai macam aspek lainnya, salah satunya adalah aspek inflasi. Anda pasti tahu bahwa saat ini harga bawang merah dan bawang putih tengah naik di daerah Yogyakarta. Kenaikan bawang merah dan bawang putih tersebut menjadikan naiknya inflasi penjualan.

Badan Pusat Statistik di daerah DIY mencatat bahwa pada bulan Maret 2013, peningkatan inflasi ini telah mencapai angka 0,79 persen. Wien Kusdiatmono memaparkan bahwa komoditas bawang merah dan bawang putih memang saat ini menjadi sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Tentu saja karena kebutuhan yang semakin mengingkat ini menjadikan harganya naik secara drastis.

Imbas dari Naiknya Harga Bawang

Semakin tinggi jumlah permintaan maka momen ini akan dimanfaatkan oleh penjual untuk menaikkan harga barang yang mereka jual. Bisnis kuliner pun menjadi kena imbas dari naiknya harga bawang ini. Harga penjualan makanan yang saat ini ditemukan, baik itu di warung, resto, atau tempat makan lainnya menjadi naik. Alasan dari naiknya harga makanan tersebut adalah karena meningkatnya harga bawang yang mereka beli.

Menurut Wien sendiri, kenaikan harga bawang merah ini naik dengan presentase 95,26% dengan andil hanya 0,34 persen saja. Sementara itu untuk bawang putih, harganya naik hingga 42,69 persen dan andil 0,27 persen saja. Inflasi tersebut ditopang pula dengan naiknya upah dari tukang bukan mandor dengan andil 0,06 persen.

Harga Telur Menjadi Turun

Harga dari bahan-bahan lainnya yang ikut naik adalah jeruk, cabe rawit dan nangka muda yang mana juga mengalami kenaikan 0,4% terhadap naiknya harga bawang merah dan bawang putih ini. Wien juga melanjutkan bahwa naiknya biaya angkutan udara juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kenaikan harga bawang. Kenaikan angkutan udara ini naik hingga 5,78%. Sementara untuk buah apel dan pisang, andil naiknya hanya 0,02 persen saja. Tetapi ada produk yang memberikan andil inflasi penurunan di daerah Yogyakarta dan tidak terpengaruh dengan harga bawang ini. Produk tersebut adalah telur ayam ras yang harganya turun hingga 9,86 persen.

Selain telur, barang lainnya seperti emas perhiasan, cabai merah dan juga sayuran juga ikut menurun. Dari kelompok pengeluaran yang telah dijelaskan di atas, ternyata disimpulkan bahwa hanya sandang saja yang turun dengan angka 0,47 persen. Untuk kelompok bahan pangan, naiknya mencapai 3,08 persen. Tim pengendali inflasi sudah memprediksi adanya penurunan harga beras, telur, dan makanan lainnya tersebut dikarenakan adanya kenaikan pada harga bawang ini. Untuk itulah pihaknya akan terus melakukan pemantauan pada bisnis bawang putih dan bawang merah ini. Pengawasan terhadap harga pasaran bawang merah dan bawang putih akan terus dilakukan. Ini dilakukan sejak bulan Maret 2013 kemarin.

Gambar: shnews.co

Similar Articles

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah 0

Sumber image https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater   Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia 0

Transaksi dengan Sistem Pembayaran pada masyarakat saat ini semakin aman dan cepat juga handal, hal

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah 0

Kenapa nilai tukar rupiah bisa melemah ataupun menguat terhadap mata uang negara lain, sih? Jawabannya

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi!

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi! 0

Selama ini kalau anda mendengar kata pesantren, pasti otak anda akan dengan otomatis mengasosiasikannya dengan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *