Teropong Bisnis | Homepage
BUMN Penerima Modal, Langkah Awal Menang Dalam MEA

BUMN Penerima Modal, Langkah Awal Menang Dalam MEA

0 Comments 🕔14.Feb 2015

MEA pada tahun 2015 mendapatkan perhatian lebih dari semua pihak, khususnya para pelaku bisnis. MEA membuat persaingan bisnis di Indonesia tidak hanya berlaku antara sesama perusahaan lokal. Perusahaan dari negara lain di ASEAN pun menjadi kompetitor yang siap bersaing.

Hal ini juga menjadi perhatian Pemerintah. Salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah dalam menghadapi MEA ini adalah dengan memberikan bantuan terhadap beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BUMN penerima modal ini juga tercantum pada Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015.

Rencana pemberian modal ini sudah disepakati dan akan dilakukan sesuai dengan mekanisme Penyertaan Modal Negara (PMN). Selain memberikan bantuan pada BUMN-BUMN ini, Pemerintah juga ingin mendorong tumbuhnya dunia industri Indonesia dengan memaksimalkan pembangunan infrastruktur. Salah satu rencana yang sudah mendapatkan persetujuan DPR adalah bank infrastruktur. Proyek ini akan ditangai oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, rencana pemberian modal ini bertujuan agar BUMN-BUMN tersebut mampu lebih bersaing. Hal ini sangat diperlukan demi menghadapi MEA tahun ini. BUMN yang mendapatkan bantuan modal tersebut antara lain adalah PT Garam sebesar Rp 300 miliar,  PT Angkasa Pura II sebesar Rp 2 triliun, PT Aneka Tambang (Antam) sebesar Rp 3,5 triliun dan masih banyak lagi.

BUMN penerima modal tersebut adalah BUMN yang berada dibawah kewenangan Kementerian BUMN. Jumlah total PMN yang diberikan diatas mencapai Rp. 39,92 triliun.

Selain BUMN yang berada dibawah kewenangan Kementerian BUMN, 5 BUMN dibawah Kementerian Keuangan juga mendapatkan bantuan yang sama. BUMN tersebut adalah

  1. PT Geo Dipa Energi mendapatkan Rp 607,3 miliar
  2. PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mendapatakan Rp 20,35 triliun
  3. PT PAL Indonesia mendapatkan Rp 1,5 triliun
  4. PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mendapatkan Rp 1 triliun
  5. PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) mendapatkan Rp 1,5 triliun

Total bantuan yang diterima BUMN dibawah Kementerian Keuangan adalah Rp. 24,96 triliun. Artinya, total PMN seluruhnya adalah Rp. 64,88 triliun.

Pemberian bantuan modal ini merupakan salah satu langkah terbaik yang dapat dilakukan saat ini. Dengan memperkuan permodalan BUMN-BUMN tersebut, maka diharapkan dunia bisnis Indonesia juga akan ikut terangkat. Hal ini sangat beralasan, mengingat BUMN-BUMN tersebut mempunyai posisi dan pengaruh yang sangat kuat di dunia bisnis Indonesia.

Bila dunia bisnis Indonesia mampu terangkat, maka akan tercipta persaingan yang lebih kompetitif. Hal ini akan melahirkan perusahaan-perusahaan diluar BUMN yang lebih kuat dan mampu bersaing dengan perusahaan dari luar.

Pada akhirnya, tujuan utama adanya BUMN penerima modal ini akan tercapai. Yaitu, perekonomian Indonesia akan membaik dan meningkat. Dan di masa mendatang, Indonesia akan mampu mensejajarkan diri dengan negara-negara maju dan adidaya.

bumn, penerima modal, pemerintah, ekonomi, artikel ekonomi

Similar Articles

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah 0

Sumber image https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater   Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia 0

Transaksi dengan Sistem Pembayaran pada masyarakat saat ini semakin aman dan cepat juga handal, hal

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah 0

Kenapa nilai tukar rupiah bisa melemah ataupun menguat terhadap mata uang negara lain, sih? Jawabannya

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi!

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi! 0

Selama ini kalau anda mendengar kata pesantren, pasti otak anda akan dengan otomatis mengasosiasikannya dengan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *