Teropong Bisnis | Homepage
Bisnis Ikan 65 Miliar Bulog

Bisnis Ikan 65 Miliar Bulog

0 Comments 🕔16.Aug 2013

Bisnis-Ikan-65-Miliar-Bulog-2

Bulog Mencoba Bisnis Ikan

Bisnis komersial baru akan dibuka oleh Perum Bulog dalam waktu yang cukup dekat ini. Bisnis yang kemudian akan dimasukkan ke dalam rencana kerja anggaran perusahaan atau biasa disebut dengan RKAP 2013 ini merupakan sebuah bisnis yang terbilang baru bagi Bulog itu sendiri. Seperti dilansir oleh Sutarto Alimoeso, yang sekarang sedang menjabat sebagai Dirut Perum Bulog di Kantor Pusat Bulog yang terletak di Jakarta hari Rabu lalu, beliau mengatakan bahwa Bulog akan mencoba untuk masuk ke dalam bisnis ikan.

Bisnis ini terbilang cukup baru bagi Bulog, dan mereka akan membangunnya dengan serius. Dan tentunya, menurut Sutarto Alimoeso sendiri, ini adalah bisnis yang sehat. Sutarto Alimoeso sendiri bahkan berani mengklaim bahwa bisnis yang masih terbilang baru tersebut akan tumbuh besar dan diharapkan mampu membantu pemerintah di beberapa tahun mendatang. Karena ini merupakan bisnis yang termasuk ke dalam bisnis baru, untuk tahap awal beliau hanya akan fokus terhadap berbagai macam jenis ikan tangkap seperti ikan bandeng dan juga ikan cakalang.

 Beliau menyatakan bahwa Bulog merupakan sebuah perusahaan umum yang harus selalu menggaji karyawan dan serta memberdayakan asset yang dimiliki. Bisnis ke ikan pun perlu untuk dilakukan diversifikasi. Dan dikarenakan ikan memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan saat ini, maka Bulog hanya akan berfokus pada ikan hasil tangkapan yang masih segar. Bulog akan menjual ikan hasil tangkapan seperti ikan bandeng dan ikan cakalang.

65 Miliar Dialokasikan Untuk Bisnis

Sutarto menambahkan bahwa akan ada kemungkinan harga ikan di pasar menjadi tidak stabil. Bisnis ikan Bulog tersebut diharapkan mampu untuk menstabilkan harga tersebut ke depan nantinya. Agar bisnis tersebut menjadi lancar, perusahaan telah mendukung dan membangun, serta memperbanyak, jumlah cold storage atau gudang berpendingin di 7 titik lokasi. Alokasi anggaran untuk pembangunan cold storage pun cukup besar, mencapai Rp. 65 miliar, di mana dana tersebut didapat dari keuntungan perusahaan pada semester pertama di tahun 2013 ini.

Sutarto menyatakan bahwa membangun cold storage sangat diperlukan dari pada harus menyewa. Apabila diperlukan, akan lebih baik apabila nantinya cold storage tersebut bisa disewakan. Saat ini, Bulog menargetkan untuk membangung cold storage di 7 titik lokasi dengan kapasitas mencapai 13.000 ton. Cold storage tersebut akan dibangun di beberapa daerah seperti Muara Telang di Banyuasin/Palembang, Aceh Barat dan juga Bima. Daerah-daerah yang akan menjadi basis produsen ikan tersebut belum memiliki gudang, dan akan dibangun gudang dengan anggaran yang tersedia.

Kita tunggu saja kelanjutan bisnis baru Bulog ini. Mungkin pada nantinya, bisnis ikan di Indonesia bisa menjadi lebih baik berkat adanya campur tangan Bulog dalam area yang sedang berkembang ini.

Bisnis-Ikan-65-Miliar-Bulog-3

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *