Teropong Bisnis | Homepage
Unit Link, Perlindungan dan Investasi atau Sumber Masalah?

Unit Link, Perlindungan dan Investasi atau Sumber Masalah?

0 Comments 🕔03.Nov 2013

Saat Anda ingin membeli asuransi jiwa maka Anda akan ditawari unit link. Banyak agen yang menawarkan unit link karena komisi unit link jauh lebih besar daripada asuransi berjangka (term life). Tetapi,  belum tentu anda membutuhkannya.

Menurut Aidil Akbar Madjid, RFC MBA, perencana keuangan dan chairman International Association of Registered Financial Consultant (IARFC)-Indonesia, unit link adalah investasi, bukan asuransi. Jadi, banyak orang salah kaprah karena mengira mendapatkan dua hal, yaitu investasi dan asuransi.

Unit link digolongkan menjadi investasi karena uang yang dikeluarkan untuk melindungi anda jauh lebih kecil dan tidak mencukupi (under-insured). Selain itu, adanya banyak biaya tersembunyi membuat investasi ini tidak menjanjikan.

Setiap orang mempunyai ‘nilai ekonomis’ yang digunakan untuk menentukan jumlah pertanggungan asuransi orang itu saat orang itu meninggal. Nilai ekonomis didapat saat ada seseorang yang mempunyai penghasilan dan orang lain bergantung padanya.

Premi yang dibayarkan juga berbeda. Untuk asuransi berjangka, anda hanya membayar premi sesuai dengan lama proteksi, misal 5 tahun. Jadi, besar premi lebih kecil.

Sedangkan unit link menggunakan asuransi seumur hidup (whole life). Artinya, premi yang anda bayarkan jauh lebih besar karena lama perlindungan yang diberikan ditambah unsur investasi.

Premi disini juga sering menjadi sumber masalah. Banyak orang berpikir untuk membeli asuransi dengan premi yang dapat mereka jangkau. Akan tetapi, mereka tidak melihat proteksi yang diberikan. Dan, unit link banyak dipilih berdasarkan hal ini.

AIdil juga mengatakan, unit link sangat tertutup dalam rincian biaya. Contohnya, ada perusahaan asuransi yang berinvestasi pada produk reksadana. Dan, bila Anda membandingkan hasil dengan return, maka ada selisih 10-20 persen yang tidak diungkapkan pada Anda.

Banyak juga biaya asuransi yang hanya 2-3 persen yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan fee yang didapat manajer investasi sebesar 0,1 persen. Tetapi, tidak adanya undang-undang atau peraturan yang mengatur pengambilan fee, maka perusahaan asuransi dapat mengambil fee dalam jumlah yang bebas.

Oleh karena itu, senior partner di Pavillion Wealth Management ini meyarankan agar anda memeriksa dulu unit link yang ditawarkan. Periksa hasil investasi dengan return yang didapat.a

Aidil juga menyarankan agar lebih baik memisahkan kebutuhan proteksi dan investasi. Cukup dengan mengambil asuransi berjangka dengan premi yang kecil dari unit link. Sisa uang untuk premi dapat anda gunakan untuk berinvestasi dengan reksadana, saham, obligasi dan lainnya.

Anda memang dapat mengambil unit link, untuk lebih mudahnya. Tapi, yang perlu Anda ketahui, unit link memerlukan biaya yang besar. Dan, bila Anda tidak sanggup membayar premi dari unit link yang anda ambil, maka Anda akan kehilangan semua fitur yang ditawarkan termasuk proteksi yang ditawarkan. Bahkan, hasil investasi yang Anda tanamkan juga akan menghilang.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *