Teropong Bisnis | Homepage
UKM Diam Ditempat Tertahan Oleh Bunga Kredit

UKM Diam Ditempat Tertahan Oleh Bunga Kredit

🕔12.Nov 2013

Banyak negara yang menggunakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sebagai sarana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Tetapi, sepertinya Indonesia sedikit melupakan jenis usaha yang menjadi penyerap tenaga kerja paling banyak ini. Salah satu hal yang dapat Anda cermati adalah dengan tingginya bunga kredit untuk UKM.

Banyak analisis tingginya bunga kredit di Indonesia ini menjadi salah satu faktor yang menghambat pertumbuhan UKM. Dan, ke depannya, pertumbuhan ini diperkirakan masih belum dapat membaik.

Keadaan ini tentunya tidak baik untuk kondisi perekonomian negara Indonesia. Dan, bila dibandingkan dengan banyak negara tetangga, keadaan ini berbeda 180 derajat. Banyak negara lain yang menurunkan atau memberikan keringanan bunga kredit untuk mendorong pertumbuhan UKM.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Industri Kreatif dan Penyelenggara Ekshibisi, Budiarto Linggowijono, mengungkapkan satu negara yang menggunakan konsep diatas yaitu Jepang. Di Jepang, bunga pinjaman untuk para pengusaha tingkat UKM sangatlah rendah. Bahkan, bunga pinjaman ini hanya berada di level satu digit.

4.UKM Diam Ditempat Tertahan Oleh Bunga Kredit 5

Di Indonesia sendiri, bunga pinjaman untuk UKM sangat tinggi. Setidaknya, bunga pinjaman untuk UKM mencapai dua digit. Hal ini tentunya memberatkan banyak pemilik usaha karena keadaan sekarang juga membuat persaingan dunia usaha sangatlah ketat. Memperoleh keuntungan atau bahkan balik modal sangatlah sulit.

Ketua Bidang Pengkajian Perbanas, Raden Pardede juga berbicara mengenai masalah tingginya bunga pinjaman untuk UKM ini. Menurutnya, salah satu hal yang membuat pemerintah tidak membuat kebijakan tentang bunga kredit bank rendah ini karena adanya kekhawatiran naiknya nilai kredit macet UKM di perbankan.

Selain itu, menurut Komisaris Independen PT Bank Central Asia Tbk ini, kondisi perekonomian saat ini yang tidak stabil juga menjadi alasan masalah diatas. Banyak lembaga keuangan yang memperketat likuiditasnya yang akhirnya mempengaruhi bunga kredit yang diberikan kepada pengusaha UKM.

Raden juga menambahkan bahwa bank saat ini lebih selektif saat memberikan pinjaman kepada suatu usaha. Bank-bank ini mempertimbangkan usaha yang akan diberi pinjaman dari sisi resiko dan keuntungan. Hal ini pulalah yang mungkin membuat pertumbuhan UKM terhambat, karena banyak UKM baru dipandang mempunyai resiko lebih tinggi sehingga sulit memperoleh pinjaman.

Masalah diatas pulalah yang membuat Raden yakin bahwa aturan yang mewajibkan bank untuk memberikan kredit pada usaha mikro, kecil dan menengah sulit untuk ditaati bank. Bank tidak ingin dengan mudahnya mengeluarkan dana besar dengan situasi perekonomian yang tidak menentu saat ini.

Menurut Budiarto, agar kondisi ini membaik, hubungan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan UKM harus diubah. Kadin seharusnya ditempatkan di garis depan dalam usaha untuk memajukan UKM di Indonesia. Kadin dapat berperan sebagai pendamping dan pembimbing pengusaha UKM di masa mendatang tentunya dengan bunga kredit yang rendah.

4.UKM Diam Ditempat Tertahan Oleh Bunga Kredit 3

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke