Teropong Bisnis | Homepage
Tren Positif  IHSG

Tren Positif IHSG

0 Comments 🕔18.Sep 2013

Pada penutupannya kemarin, IHSG kembali menunjukkan tren positif seperti yang sudah terjadi sebelumnya meskipun hanya terbatas. Peningkatan muncul sebesar 146,70 poin dan hal ini dipengaruhi karena aksi beli dari pihak asing pada saham – saham besar seperti Astra Bank BRI, Bank Mandiri, Perusahaan Gas Negara dan Semen Gresik. Tercatat adanya nilai beli hingga 480,48 Miliar yang terjadi kemarin. Aksi beli sendiri merupakan efek dari hanya ada sedikit kekhawatiran dari rencana pertemuan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve.

Seperti diberitakan sebelumnya, The Fed akan mengadakan pertemuan untuk mengambil keputusan yang berhubungan dengan Stimulus Pelonggaran Kuantitatif atau QE3. Penarikan stimulus ini sendiri sebelumnya ditakutkan akan memberi efek negatif karena para investor Amerika akan menarik dana mereka dari Negara-negara berkembang karena kondisi ekonomi Amerika yang juga telah membaik. Dengan sendirinya akan muncul sentimen negatif terutama dari Negara berkembang yang memang menjadi tempat para investor Amerika menanamkan modal. Selain berkaitan dengan pertemuan tadi, Kebijakan Suriah untuk menonaktifkan senjata kimianya yang direncanakan akan mulai dilakukan akhir tahun ini ternyata juga memberikan pengaruh terhadap IHSG.

Sedikit tentang kebijakan Suriah ini, kesepakatan dengan Amerika Serikat dan Rusia terkati penghancuran secara bertahap senjata kimia yang dimiliki Rusia terjadi pada 14 September 2013. Melalui perjanjian ini pula, pengawas senjata PBB yang bertugas menghancurkan persenjataan kimia yang dimiliki Suriah direncanakan akan mulai berada di Suriah mulai bulan November tahun ini. Pada penutupan kemarin juga, Wall Street kembali melanjutkan tren positif dengan mengalami penguatan. Tentu saja penguatan ini sedikit banyak dipengaruhi keputusan Lawrence Summers, yang merupakan mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat dari Pencalonan dirinya sebagai Gubernur The Federal Reserve. Keputusan ini disinyalir akan menyebabkan The Fed memperpanjang kebijakan terkait pelonggaran moneternya sampai beberapa tahun mendatang. Namun demikian, tetap muncul sentimen negatif karena adanya debt ceiling atau isu batas utang anggaran Amerika Serikat yang kabarnya tidak akan dinaikkan oleh Kongres sesuai harapan dari Gedung Putih.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *