Teropong Bisnis | Homepage
Terpuruknya Jumlah Petani di Tanah Air

Terpuruknya Jumlah Petani di Tanah Air

0 Comments 🕔11.Sep 2013

Indonesia memang dikenal sebagai Negara agraria di mana kita masih bisa melihat banyak lahan hijau dan hutan yang biasanya digunakan sebagai lahan pertanian. Lahan pertanian ini akan digarap oleh para petani. Beberapa tahun yang lalu, jumlah petani di tanah air memang sangat besar. Namun saat ini terjadi penurunan yang sangat drastis terkait dengan jumlah petani yang ada di tanah air.

Jumlah petani yang cenderung menurun tentu saja disebabkan karena berbagai faktor. Jumlah petani yang menurun membuat pemerintah harus memutar otak jika mau meningkatkan hasil produksi dari lahan atau sawah yang ada di tanah air. Bisa kita bayangkan jika jumlah petani dari waktu ke waktu semakin menurun. Saat ini saja Indonesia sudah banyak mengimpor beberapa bahan kebutuhan pokok misalnya kedelai bahkan beras dari Negara lainnya.

Sebenarnya bagaimana pergerakan jumlah petani yang ada saat ini? Beberapa pihak termasuk Kementerian Pertanian seharusnya memikirkan hal ini secara lebih serius sehingga nantinya jumlah petani tidak semakin habis dan akan membuat kita kekurangan pekerja penggarap lahan. Pemerintah sebaiknya juga mencari tahu apa sebenarnya masalah yang membuat banyak petani akhirnya meninggalkan lahan mereka dan lebih memilih pekerjaan yang lainnya.

Pergerakan Jumlah Petani

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ada penurunan yang cukup tinggi terkait dengan jumlah petani di tanah air. Pada tahun 2003 jumlah petani yang ada sekitar 31.17 juta orang. Jumlah ini ternyata tidak bertahan lama karena pada pertengahan tahun kini jumlahnya kini sudah menurun menjadi sekitar 26.13 juta orang saja. Dalam kurun 10 tahun telah terjadi penurunan sekitar 1.75 % atau sekitar 5.04 juta orang per tahunnya.

Saat ni BPS juga mengatakan bahwa ada banyak penduduk dengan usia lebih dari 15 tahun yang telah meninggalkan pertanian. Jumlah orang yang berusia 15 tahun ke atas yang bekerja di lahan pertanian memang cenderung menurun dari jumlah sekitar 40.61 juta orang menjadi sekitar 39.96 juta orang. Memang jumlahnya hanya turun sedikit namun jika tidak diantisipasi tentu saja akan membuat kita kehilangan lebih banyak petani di masa yang akan datang nanti.

Alasan Penurunan Jumlah Petani

Penurunan jumlah petani di tanah air ini memang jelas karena profesi petani ini masih dianggap sebagai profesi rendahan. Selain itu faktor lahan yang semakin menurun juga membuat petani enggan menggarap lahan atau kesulitan mencari lahan yang baik untuk bercocok tanam. Faktor lainnya adalah cuaca di Indonesia yang semakin hari memang tidak menentu. Dengan cuaca yang tidak menentu maka masa tanam dan masa panen sepertinya akan sangat sulit untuk dipastikan.

Alasan yang lainnya yang juga banyak membuat jumlah petani kian menurun dari waktu ke waktu adalah karena tuntutan kehidupan yang semakin tinggi. Jika mengandalkan dari bertani saja maka penduduk tidak akan bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Saat ini banyak petani atau orang yang mencari pekerjaan ke sektor yang lainnya misalnya saja sektor perdagangan, industri, rumah makan, jasa sosial dan lain sebagainya.

Walaupun jumlah petani mengalami penurunan, namun sebenarnya hasil produktivitas petani cenderung mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. BPS melaporkan bahwa produksi padi cenderung naik dari tahun 2003 yang sekitar 52.12 juta ton menjadi 69.27 juta ton pada tahun ini. Dengan angka ini maka ada kenaikan sekitar 3.29 persen per tahunnya. Ternyata lonjakan produksi petani ini juga tidak hanya datang dari produksi padi namun juga jagung.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *