Teropong Bisnis | Homepage
Suku Bunga Acuan BI Naik Tajam!

Suku Bunga Acuan BI Naik Tajam!

0 Comments 🕔14.Sep 2013

Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) saat ini sudah mengalami kenaikan sebanyak 7,25 persen. Kebijakan kenaikan yang sangat tajam ini dikhawatirkan akan menimbulkan dampak terjadinya peningkatan suku bunga yang dilakukan oleh bank-bank yang ada di Indonesia. Sebelum kenaikan sejumlah 7,25 persen ini bank-bank sudah menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali yang merupakan imbas dari kenaikan yang dilakukan oleh BI Rate.

Menurut ahli ekonomi dari Bank Nasional Indonesia, Ryan Kiryanto, keputusan kenaikan sampai senilai 25 bps ini sudah merupakan keputusan yang sangat tepat dan harapannya semoga pihak bank tidak akan menaikkan bunga kredit lagi. Faktanya selama setahun ini BI sudah memberikan kenaikan sampai sebesar 150 bps yang merupakan kenaikan tertinggi dalam setahun ini. Dan pada bulan Agustus kemarin bank-bank di Indonesia sudah menaikkan kredit yang bahkan saat itu masih mencapai 125 bps. Jika angka ini dinaikkan lagi tidak terbayangkan bagaimana jadinya.

 3.Suku Bunga Acuan BI Naik Tajam!.3

Sebelumnya pemerintah kita beranggapan bahwa suku bunga acuan Bank Indonesia tidak akan dinaikkan lagi. Hal ini karena sebelumnya pemerintah beranggapan bahwa pada bulan September ini inflasi sudah tidak akan terjadi lagi dan deflasi yang akan terjadi. Namun demikian karena inflasi masih juga terjadi, maka dimungkinkan akan terjadi inflasi yang jauh lebih tinggi lagi. Naiknya BI Rate mengindikasikan bahwa angka inflasi di Indonesia untuk bulan September ini masih cukup tinggi dan hal ini sangat mengkhawatirkan.

Ryan menuturkan bahwa peningkatan suku bunga acuan BI yang dilakukan tersebut untuk mencegah agar inflasi tidak menjadi semakin liar dan tidak semakin meninggi. Rencana pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik dan bahan bakar minyak bersubsidi di bulan Oktober nanti diperkirakan akan meningkatkan angka inflasi. Kenaikan BI Rate ini dianggap masih bisa diterima namun diharapkan pemerintah dapat memberikan respon positif agar pertumbuhan ekonomi tidak memburuk dan tidak mengalami gangguan apapun.

Sebelumnya diperkirakan bahwa deflasi baru akan terjadi pada bulan Oktober. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Suryamin yang menjabat sebagai Kepala Badan Pusat Statistik. Untuk bulan September ini inflasi masih tetap terjadi walaupun nilainya lebih rendah dibanding inflasi yang terjadi pada bulan Agustus. Semoga saja inflasi di Indonesia tidak akan semakin meninggi lagi.

3.Suku Bunga Acuan BI Naik Tajam!.4

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *