Teropong Bisnis | Homepage
Sistem Audit Terbaru Dari BPK Akan Lebih Ketat

Sistem Audit Terbaru Dari BPK Akan Lebih Ketat

0 Comments 🕔23.Jan 2014

Saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK sedang melakukan program peningkatan akuntabilitas keuangan negara. Menurut Hadi Purnomo selaku Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, BPK sudah membentuk pusat data keuangan atau disebut dengan Pusat Data BPK. Nantinya, lembaga ini akan menjadi penghubung atau link and match akuntabilitas keuangan negara pemerintah.

Jika sudah berjalan dengan baik, pusat data keuangan ini akan diterapkan di pusat, daerah, kementrian atau lembaga, dan BUMN. Selain untuk sebagai penghubung, Pusat Data BPK juga untuk mempermudah dalam pemeriksaan melalui e-audit. Dengan adanya pemeriksaan e-audit, proses audit tersebut akan berjalan dengan cepat dan efektif.

Sebenarnya, sistem seperti ini bukanlah satu-satunya di dunia. Sebelumnya, sistem pusat data ini juga diterapkan oleh Amerika Serikat dan Malaysia. Di Amerika Serikat, sistem ini lebih dikenal dengan sebutan social security number. Sedangkan untuk di Malaysia, sistem ini disebut dengan Multimedia Super Coridor atau MSC.

Hadi juga menuturkan bahwa manfaat penggunaan e-audit adalah untuk pengujian hibah dan bansos. Dengan adanya e-audit, pihaknya akan dapat mengetahui apakah hibah dan bansos tersebut diberikan sesuai aturan kepada yang memang berhak. Selain itu, BPK juga bisa dengan mudah mengetahui penggunaan hibah dan bansos tersebut.

2.Sistem Audit Terbaru dari BPK akan Lebih Ketat3

Pusat Data BPK dengan e-audit juga berguna untuk melakukan pengujian terhadap perjalanan dinas. Perjalanan dinas yang bisa diuji adalah perjalanan dinas yang menggunakan pesawat Garuda Indonesia atau GIAA. Nantinya, BPK bisa memastikan bahwa tidak ada kecurangan seperti mark up, harga palsu, ataupun perjalanan dinas fiktif.

Jika rencana ini berjalan dengan baik maka pihak BPK akan mengusulkan pada Kementrian Perhubungan agar perjalanan dinas dengan maskapai selain GIAA juga bisa diaudit. E-audit juga bisa digunakan untuk menguji penerimaan negara secara sistematik. Pengujian laporan keuangan seperti laporan keuangan pada pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementrian lembaga dan BUMN juga bisa dilakukan menggunakan sistem baru ini.

Contohnya saja, pihak BPK akan dapat menguji pajak kendaraan bermotor. Dalam hal ini pihaknya dapat memastikan apakah pajak tersebut sudah benar masuk ke pemerintah daerah atau belum. Sederhananya, Pusat Data BPK akan menjadi CCTV yang tujuan besarnya adalah untuk peningkatan akuntabilitas keuangan negara.

Ini seperti halnya BPK yang dibuat ada dimana-mana khususnya di lembaga yang rawan kecurangan. Dengan begitu ke depan monitoring seluruh keuangan negara akan menjadi semakin kuat dan terkontrol. Pengembangan Pusat Data BPK memang sangat diperlukan mengingat transaksi APBN mencapai Rp. 1.500 triliun.

Untuk transaksi APBD sudah mencapai Rp. 1.400 triliun belum lagi Capex dan Opex BUMN yang mencapai Rp. 1.300 triliun. Karena sistem baru ini, laporan transaksi APBN nantinya bisa di akses di 177 kantor pelayanan perbendaharaan negara.

2.Sistem Audit Terbaru dari BPK akan Lebih Ketat2

BACA JUGA:

Cara Menguatkan Nilai Tukar Rupiah yang Semakin Terpuruk

Kondisi Terkini Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *