Teropong Bisnis | Homepage
Rupiah Lemah, Tiket KAI Melejit

Rupiah Lemah, Tiket KAI Melejit

0 Comments 🕔07.Dec 2013

Mungkin, bila Anda melihat kondisi Rupiah saat ini, yang akan muncul di pikiran dan hati Anda adalah rasa sedih. Bagaimana tidak, nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS semakin hari, semakin mengkhawatirkan. Bahkan, dapat dikatakan, saat ini hampir mendekati awal krisis besar tahun 1998.

Dan, seperti yang banyak pihak khawatirkan, melemahnya nilai Rupiah ini membawa dampak negatif bagi banyak aspek di negeri tercinta kita ini. Salah satunya adalah masalah transportasi, dalam hal ini adalah kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku perusahaan yang mengurusi bidang ini, menyampaikan akan menaikkan tarif kereta mereka mulai awal 2014. Hal ini dilakukan bukannya tanpa alasan. Semakin melemahnya nilai tukar Rupiah membuat biaya yang dikeluarkan untuk perawatan maupun operasional KAI semakin membengkak.

Menurut Dirut KAI Ignasius Jonan, total kenaikan biaya mencapai 7%-8%. Oleh karena itu, bila kondisi Rupiah masih melemah sampai tahun depan, maka secara terpaksa, KAI harus menaikkan tarif kereta api mulai awal tahun depan.

Hal yang mempengaruhi membengkaknya biaya KAI adalah biaya untuk pembelian komponen penting untuk kereta api dari KAI. Banyak komponen penting yang dibutuhkan ini, dibeli dari luar negeri atau impor. Jadi, dapat dimaklumi, Rupiah yang dikeluarkan juga bertambah.

Kenaikan ini akan berdampak langsung pada masyarakat. Tetapi, menurut Jonan, ada beberapa cara yang pihaknya akan lakukan, agar kenaikan ini tidak membebani masyarakat atau bahkan tidak ada kenaikan sama sekali.
Cara yang akan dipakai KAI adalah dengan meminta kenaikan alokasi subsidi atau dana PSO dari pemerintah. Cara ini akan dipakai untuk kereta api dengan kelas ekonomi.

Menurut Jonan, cara ini dapat mengatasi kendala biaya akibat kenaikan nilai dollar AS terhadap Rupiah. Tetapi, bila Pemerintah tidak menyetujui permintaan ini, maka terpaksa pelayanan kereta api kelas ini akan menurun.

KAI diproyeksikan akan mendapatkan suntikan dana PSO senilai Rp. 850 miliar pada tahun 2014. Nilai ini lebih besar dari dana PSO yang diterima tahun ini, yaitu sebesar Rp. 800 miliar.

Akan tetapi, bila Anda pengguna setia layanan KAI, Anda tidak perlu khawatir tentang rencana kenaikkan harga tiket ini. Jonan mengatakan bahwa kenaikan harga tiket kereta api ini tidak akan berlangsung selamanya atau permanen. Bila Rupiah kembali ke nilai normal atau dibawah Rp. 12.000 per dollar AS, maka KAI akan menurunkan harga tiket kembali ke harga sebelumnya.
Jadi, semua ini kembali ke Pemerintah. Apakah Pemerintah mampu mengeluarkan kebijakan dan keputusan yang akan memperbaiki nilai tukar Rupiah dan juga kondisi perekonomian Indonesia? Bila berhasil, maka bukan hanya KAI saja yang akan menurunkan harga tiketnya. Tetapi, banyak aspek lainnya di Indonesia yang pasti akan membaik dengan sendirinya.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *