Teropong Bisnis | Homepage
Prospek Ekonomi Indonesia Rendah, Siap-Siap Disalip Myanmar dan Kamboja

Prospek Ekonomi Indonesia Rendah, Siap-Siap Disalip Myanmar dan Kamboja

0 Comments 🕔04.Nov 2013

Indonesia dikatakan sebagai salah satu negara yang mempunyai prospek ekonomi yang sangat cerah untuk masa mendatang. Akan tetapi, ada satu pernyataan yang dikemukakan oleh Anton Supit, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang mungkin perlu diperhatikan oleh semua pihak, tidak hanya para pelaku industri tetapi juga pemerintah.

Menurut Anton, Indonesia saat ini berada di posisi yang rawan dan terancam untuk disalip oleh Myanmar dan Kamboja dalam hal daya saing ekonomi. Memang, seperti yang diterbitkan oleh Bank Dunia tentang kemudahan berbisnis (Doing Business), Indonesia saat ini berada diposisi yang sangat lemah.

Yang menarik, bukan hanya daya saing ekonomi Indonesia yang lemah. Akan tetapi, penyebab dari lemahnya daya saing ekonomi Indonesia ini.

Kembali lagi, hal ini diungkap oleh Anton bahwa penyebab terbesar mengapa Indonesia kalah dari Myanmar dan Kamboja adalah besar upah buruh. Ternyata, upah buruh di Myanmar dan Kamboja lebih rendah daripada Indonesia. Sehingga, peluang mereka untuk menyamai bahkan menyalip Indonesia akan lebih besar.

Upah buruh di Myanmar dan Kamboja hanya sebesar US$ 40/bulan. Angka ini jauh lebih rendah daripada upah buruh di Indonesia yang rata-rata mencapai US$ 200/bulan.

Tetapi, upah buruh, menurut Anton tidak hanya penyebab utama masalah ini. Produktivitas kerja para buruh juga sangat berbeda. Untuk mudahnya, dapat dikatakan produktivitas kerja buruh di Myanmar dan Kamboja jauh lebih baik.

Dengan adanya dua faktor yang menentukan diatas, maka aliran dana para investor juga terpengaruh. Saat ini, banyak investor asing yang tertarik untuk menginvestasikan uang mereka di industri padat karya, seperti tekstil, makanan, minuman, garmen dan lainnya. Dan, karena Kamboja dan Myanmar mempunyai kualitas buruh yang lebih baik, mereka lebih suka berinvestasi di dua negara tersebut.

Dan, saat ini, sudah banyak para investor asing yang berencana atau sudah melakukan pemindahan investasi mereka keluar dari Indonesia menuju kedua negara tersebut. Tentunya hal ini akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan prospek ekonomi di sektor industri ini.

Anton juga menambahkan, saat ini tidak hanya Kamboja dan Myanmar yang menjadi ancaman bagi Indonesia. Vietnam yang pada masa lalu dapat dikatakan berada jauh dibawah Indonesia, saat ini mempunyai posisi yang semakin membaik. Dan, bukan tidak mungkin, Vietnam akan mencapai posisi yang sejajar dengan Indonesia atau bahkan dapat melebihi negara kita tercinta ini.

Sebenarnya ada banyak solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini. Tapi, untuk saat ini, Anton menyarankan agar iklim investasi di Indonesia harus dijaga agar para investor dapat nyaman dan aman menanamkan uang mereka di Indonesia. Dan, pihak yang paling mampu melakukan hal ini adalah pemerintah dengan kebijakan-kebijakan menyangkut investasi dan prospek ekonomi Indonesia.

4.Prospek Ekonomi Indonesia Rendah, Siap-Siap Disalip Myanmar dan Kamboja2

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *