Teropong Bisnis | Homepage
Prediksi Harga Emas Hingga Tahun Depan

Prediksi Harga Emas Hingga Tahun Depan

0 Comments 🕔18.Oct 2013

Pada perdagangan hari Rabu, 16 Oktober 2013 yang lalu, Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup di level tertinggi. Level ini terjadi karena adanya kesepakatan Senat AS untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintah federal serta naikknya pagu hutang. Hal ini dapat dilihat dari naiknya kontrak emas untuk pengiriman Desember sekitar 9.1 dollar AS atau sekitar 0.71% menjadi 1.282,3 dollar AS per ounce.

Kontrak pengiriman emas ini merupakan aktivitas kontrak emas paling aktif. Seperti diketahui bahwa Senat AS sudah mencapai kesepakatan pada hari Rabu dimana mereka bersedia membiayai pemerintah AS hingga 15 Januari 2014 mendatang. Selain itu, pagu hutang juga dinaikkan hingga 7 Februari 2014 mendatang. Memang, Senat dan DPR masih harus memutuskan perjanjian tersebut namun pasar emas sudah percaya bahwa ekonomi global tidak akan mengalami efek negatif dari kondisi default atau gagal bayar hutang AS.

Tentu saja, hal ini merupakan kondisi yang menguntungkan bagi pasar emas. Jika Senat Amerika Serikat benar-benar meningkatkan batas hutang hanya sampai Februari serta dana-dana pemerintah sampai pertengahan Januari maka akan terjadi ketidakpastian di masa yang akan datang. Jika kondisi ini terus berlanjut maka ada kemungkinan pihak Federal Reserve akan mempertahankan pelonggaran kuantitatif untuk jangka waktu beberapa bulan. Hal ini juga merupakan kabar yang menggembirakan bagi pasar emas.

Nilai emas sendiri sebenarnya telah merangkak naik pada hari Rabu seiring dengan nilai tukar dollar yang menguat. Analis pasar menyatakan bahwa kondisi ini adalah tanda bahwa emas akan berada pada posisi oversold yang pada akhirnya akan menopang pasar emas sendiri. Lebih lanjut lagi, penguatan emas juga dikarenakan adanya permintaan emas yang tinggi dari China dan India.

Di sisi lain, perak untuk pengiriman Desember juga mengalami kenaikan menjadi 17.4 sen atau sekitar 0.82% menjadi 21.365 dollar AS per ounce. Selain itu, Platinum khususnya untuk pengiriman bulan Januari mendatang juga mengalami kenaikan hingga 14.8 dollar AS atau sekitar 1.07% menjadi 1.398,2 dollar AS per ounce. Di pihak lain, analis emas memprediksi bahwa harga emas akan turun empat kuartal berikutnya dan akan mencapai harga terendah empat tahun. Hal ini terjadi lantaran berkurangnya stimulus Amerika Serikat yang berdampak ditinggalkannya emas sebagai safe heaven.

Menurut prediksi, harga emas akan turun hingga sekitar 1.175 dollar AS per ounce pada kuartal III tahun depan. Nilai penurunan ini adalah sekitar 8.2% lebih rendah dari nilai saat ini. Prediksi ini tidak bisa dianggap sepele karena diambil dari 10 analis yang dihimpun oleh Bloomberg hingga 2 tahun terakhir.

Prediksi analis tersebut dikuatkan dengan hilangnya kepercayaan beberapa investor terhadap pasar emas. Intinya, daya beli emas sebagai perlindungan nilai terhadap kebijakan moneter sudah berkurang.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *