Teropong Bisnis | Homepage
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

0 Comments 🕔23.Dec 2015

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya adalah masih belum memuaskan.

Tahun ini dapat dikatakan sebagai salah satu tahun terberat untuk Indonesia. Nilai Rupiah tertekan dengan isu The Fed untuk menaikkan suku bunga mereka. Dan, hal itu benar-benar terjadi pada 17 Desember 2015 lalu, yang membuat suku bunga The Fed menjadi 0,25 persen hingga 0,5 persen.

Tekanan juga datang dari kebijakan ekonomi China yang mengubah struktural ekonomi mereka, dari investasi menjadi konsumsi. Hal ini membuat turunnya nilai ekspor komoditas Indonesia ke Negeri Tirai Bambu.

Menurut Deputi Fiskal dan Moneter Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bobby Hamzah Rafinus, kebijakan Cina ini akan menjadi tantangan tersendiri untuk Indonesia. Ada kemungkinan mereka akan mendevaluasi mata uang mereka. Hal ini akan meningkatkan impor Indonesia akan produk Cina meningkat dan membuat neraca perdagangan menjadi defisit.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo mencermati mengenai penurunan ekspor Indonesia. Menurunnya harga komoditas Indonesia ini akan mempengaruhi volume ekspor nasional. Hal ini disebabkan ekspor Indonesia masih mengandalkan sektor ini.

Diperlukan kebijakan baru untuk mengatasi hal ini. Alasan kuatnya adalah neraca perdagangan Indonesia tahun ini menunjukkan angka yang buruk. Tahun ini, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar 346,4 juta Dollar AS. Hal ini disebabkan adanya penurunan ekspor sebesar 7,91 persen dan naiknya impor sebesar 3,61 persen.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan, dibutuhkan kebijakan baru agar target inflasi tahun depan dapat tercapai. Hal ini juga dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan tahun depan, mulai dari peluang naiknya suku bunga The Fed dan perubahan harga jual komoditas.

Sasmito mengungkapkan, tahun depan target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,3 persen harus dapat tercapai. Untuk itu, diperlukan kebijakan yang dapat mendorong peningkatan investasi di Indonesia. Belanja modal Pemerintah juga perlu diperbaiki agar mampu menghadirkan dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tentunya, kebijakan-kebijakan ini juga harus memperhatikan kondisi ekonomi global. Dua poros yang paling penting yang harus diperhatikan adalah suku bunga The Fed dan kondisi ekonomi Cina.

Sedangkan Ekonom Bank Sentral Asia, David Sumual mengungkapkan reformasi struktural yang dicanangkan Pemerintah harus benar-benar dijalankan. Menurutnya, paket deregulasi yang dibuat oleh Presiden Joko Widodo harus dapat dijalankan dengan efektif. Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain, pembangunan kawasan industri, hilirisasi industri, serta target perpajakan harus tercapai.

Dengan beberapa langkah diatas, dapat dikatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan dapat diperbaiki dan ditingkatkan. Namun, semua pihak juga harus waspada, karena tantangan berat masih menghadang di tahun depan, khususnya dengan mulai berlakunya MEA.

Pertumbuhan Ekonomi

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah 0

Sumber image https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater   Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *