Teropong Bisnis | Homepage
Perkembangan Transisi OJK ke BI

Perkembangan Transisi OJK ke BI

0 Comments 🕔20.Oct 2013

Perkembangan signifikan dirasakan setelah adanya perpindahan pengawasan terhadap perbankan. Perpindahan tersebut berasal dari Bank Indonesia atau BI ke OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Kemajuan ini ditandai dengan penandatanganan MoU atau Memorandum of Understanding antara kedua belah pihak.

Penandatanganan ini terkait dengan perpindahan data dari BI ke OJK. Martowardojo selaku Gubernur BI menyatakan optimismenya terkait dengan persiapan yang sedang direncanakan tersebut. Pada hari Jumat yang lalu, pihak BI dan OJK telah menandatangani surat keputusan bersama. surat keputusan bersama tersebut menjabarkan koordinasi antara BI dan OJK.

Secara spesifik, surat tersebut memuat detail poin-poin koordinasi secara lengkap dan sesuai dengan Undang-Undang. Pasalnya, ada beberapa hal yang memang tidak diatur dan belum jelas dalam Undang-Undang. surat tersebut akan memperjelas dan melengkapi dari segi penerapannya. Salah satu contohnya adalah Makroprudential akan dipindahkan ke OJK sedangkan aspek makronya masih tetap di BI.

Hal ini saat memerlukan koordinasi yang ketat dan jelas. Dimintai keterangan secara terpisah, Muliaman D. Hadad selaku Ketua Dewan Komisioner OJK juga menyatakan hal yang sama. Ia menyatakan bahwa koordinasi ini terkait dengan aspek mikro dan makroprudential dengan tujuan menjalankan Undang-Undang dengan baik.

Kabar gembiranya adalah dalam masa transisi tersebut koordinasi dan komunikasi sudah berjalan dengan baik. Ini karena koordinasi dan komunikasi kedua aspek tersebut sudah menjadi konsen pihak mereka. Secara detail, kesepakatan BI dan OJK terdiri dari 4 poin penting. Poin penting pertama adalah terkait dengan kerjasama dan koordinasi pelaksanaan tugas baik BI maupun OJK.

Salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan terkait dengan penyusunan dan penerbitan kebijakan di bidang pengawasan makroprudential dan mikroprudential khususnya di industri keuangan. Lebih lanjut lagi, koordinasi ini akan menetapkan isu-isu yang terkait dengan for a internasional. Selain itu, koordinasi ini akan memberikan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat.

Poin penting kedua erat hubungannya dengan pertukaran data dan informasi lembaga jasa keuangan serta pengelolaan sistem pelaporan jasa keuangan baik pihak BI dan OJK. Poin ketiga berhubungan dengan penyediaan dan pengelolaan dokumen. Dokumen tersebut termasuk dokumen property dan logistik baik di pusat dan daerah.

Poin ke empat dalam koordinasi ini terkait dengan penyediaan aspek SDM. SDM ini nantinya akan membantu OJK. Harapannya, dengan adanya koordinasi dua belah pihak maka BI dan OJK akan berjalan dengan lebih baik lagi. Lebih jauh lagi, penandatanganan ini akan memberikan optimism pada pasar bahkan dunia luar.

Anggota G20 mempertanyakan masa transisi ini karena akan menimbulkan tekanan akan banyak hal. Tentunya, ada banyak hal yang harus dikoordinasikan dengan BI saat melakukan pengawasan terhadap lembaga keuangan Indonesia. Dengan adanya dukungan dari gubernur BI kedua pihak akan lebih mudah untuk berkoordinasi.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *