Teropong Bisnis | Homepage
Pengaruh Inflasi Pada Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Amerika Serikat

Pengaruh Inflasi Pada Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Amerika Serikat

0 Comments 🕔23.May 2014

Terkait kondisi ekonomi Indonesia yang masih belum menentu, Bank Indonesia atau BI akan mengalihkan fokus kerja mereka. Pihaknya akan lebih menekankan pada pengedalian inflasi. Fokus ini berbeda dengan sebelumnya yang lebih menekankan pada nilai tukar rupiah.

Pengendalian inflasi dirasa perlu oleh Bank Indonesia karena pihaknya juga harus mengendalikan ekonomi nasional. Dengan menjaga tingkat inflasi, nilai tukar rupiah juga akan terjaga. Menurut Agus Martowardojo selaku Gubernur Bank Indonesia, nilai tukar rupiah sangat bergantung dari kondisi ekonomi Indonesia.

Kondisi tersebut berkaitan erat dengan tingkat inflasi di Indonesia. Lebih lanjut lagi, pihak Bank Indonesia ingin mencapai tingkat inflasi tertentu yaitu 4.5% plus minus 1%. Target tersebut memang merupakan target di tahun 2014.

Jika target tersebut tercapai di tahun ini maka tahun 2015 hingga tahun 2017 target yang harus dicapai adalah sekitar 4% plus minus 1%. Dengan adanya target tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan berada di bawah target pemerintah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Target pemerintah sendiri untuk nilai tukar rupiah adalah Rp. 10.500. Di sisi lain, menurut Bank Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat untuk tahun 2014 ini akan berada pada tingkatan Rp. 10.700.

Bank Indonesia menurunkan target nilai tukar rupiah bukan tanpa alasan. Pihak BI beralasan bahwa penurunan target tersebut terkait dengan kondisi ekonomi global yang memang tidak menentu. Pemicu utamanya adalah lambatnya pertumbuhan ekonomi China yang hanya berada di level 7.2%.

Selain kondisi ekonomi global, penurunan target nilai tukar rupiah juga disebabkan oleh harga rata-rata komoditas. Pada kuarta I 2014 ini harga rata-rata komoditas masih mengalami penurunan yaitu berada di kisaran 8%.

Harga rata-rata ini masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata sebelumnya. Tentu saja, 2 hal tersebut sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi di Indonesia. Dengan melihat kondisi dan fakta di lapangan, Agus memberikan beberapa masukan.

Masukan tersebut ia utarakan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Badan Anggaran DPR RI. Agus mengatakan bahwa ada baiknya melakukan perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dengan angka yang lebih realistis.

Angka yang realistis tersebut menurutnya adalah berada pada kisaran Rp. 11.600 hingga Rp. 11.800. Usulan ini ditujukan Agus kepada pihak Menteri Keuangan dan DPR untuk APBN tahun 2014. Pihak Bank Indonesia sendiri mengutarakan bahwa Indeks Harga Konsumen atau IHK pada bulan mei ini akan berada pada tingkat inflasi sebesar 0.2%.

Hasil ini didapatkan oleh Bank Indonesia melalui survey rutin yang dilakukan oleh pihaknya setiap minggu. Harga bahan pokok ditengarahi menjadi penyebab rendahnya tingkat inflasi. Bahan pokok seperti beras, bawang merah dan cabai memang mengalami penurunan pada bulan Mei ini.

inflasi, nilai tukar rupiah, management keuangan, ekonomi, artikel ekonomi

BACA JUGA:

Golkar Di Belakang Prabowo, Nilai Tukar Rupiah Pun Merosot

IHSG Diprediksikan Merosot

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *