Teropong Bisnis | Homepage
Pameran Di Jeddah Jadi Jalan Meningkatkan Ekspor Nonmigas

Pameran Di Jeddah Jadi Jalan Meningkatkan Ekspor Nonmigas

0 Comments 🕔13.Apr 2014

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendukung kondisi perekonomia Indonesia yang mulai bangkit saat ini. Salah satunya adalah meningkatkan ekspor. Bukan hanya komoditi migas, ekspor nonmigas pun dapat dipandang sebagai peluang ekspor menjanjikan.

Pemerintah juga melakukan hal diatas. Hal ini tampak dari apa yang dilakukan Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN). Ditjen PEN akan ikut serta dalam pameran Saudi Food, Hotel & Hospitality Arabia 2014 yang ke-19, di Jeddah Arab Saudi pada 13-16 April 2014.

Kegiatan ini dilakukan untuk mempromosikan produk-produk asli Indonesia. Saat ini, industri makanan, minuman dan pariwisata sedang naik di Jeddah. Apalagi, pada waktu musim haji dan umroh, dimana banyak orang datang ke negara ini. Oleh karena itu, Pemerintah bertujuan untuk memanfaatkan hal ini untuk kebaikan industri Indonesia.

Selain itu, kota Jeddah itu sendiri adalah pusat dan penghubung dengan negara-negara lainnya di kawasan Timur Tengah. Jadi, dengan ikut serta dalam kegiatan ini, diharapkan produk asal Indonesia akan lebih udah dikenal di kawasan tersebut.

Akan tetapi, tujuan utama Pemerintah ikut serta dalam pameran ini adalah untuk meningkatkan ekspor. Selama ini, ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi berjalan baik. Meskipun tahun lalu ada penurunan sebesar 2,11%, tetapi secara keseluruhan tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Dengan mengikuti pameran ini, diharapkan akan dapat meningkatkan ekspor nonmigas ke Arab Saudi.

pameran di jeddah, artikel ekonomi, nilai tukar rupiah, ekspor nonmigas, pameran

Bila tujuan ini tercapai, maka hal ini dapat membawa angin segar bagi Indonesia. Defisit pada neraca perdagangan Indonesia akan berkurang. Tingginya defisit neraca perdagangan ini akibat tingginya impor migas dari Arab Saudi. Dan, berkurangnya defisit neraca perdagangan tentunya akan menjadi pemicu untuk perbaikan perekonomian Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Nus Nuzulia Ishak, pameran ini juga dapat menjadi sarana promosi yang efektif.  Pameran ini dapat dijadikan ajang untuk memperkenalkan produk makanan dan minuman Indonesia ke pasar nontradisional. Hal ini sangatlah baik, karena dapat meningkatkan nilai produk tersebut.

Pada pameran nanti, Indonesia akan mendapatkan area seluas 153 m2 untuk menunjukkan produk-produknya. Tema yang diusung oleh Indonesia adalah “Trade with Remarkable Indonesia”. Luasnya area yang didapat ini juga merupakan kerjasama antara Kementrian Perindustrian dengan kantor Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC) Jeddah.

Ada banyak produk yang akan ditampilkan di pameran ini. Produk-produk ini berasal dari 16 perusahaan asal Indonesia dan juga perusahaan binaan Kementrian Pertanian. Beberapa produk tersebut adalah makanan ringan, Ho-Re-Ca, nata de coco, aloe vera, teh dalam kemasan dan lainnya.

Kita hanya bisa berharap agar acara ini berjalan dengan sukses. Sehingga, usaha Pemerintah untuk meningkatkan ekspor nonmigas dengan cara ini akan berhasil. Dan, nantinya akan membantu perbaikan perekonomian Indonesia.

pameran di jeddah, artikel ekonomi, nilai tukar rupiah, ekspor nonmigas, pameran

BACA JUGA:

Rencana Pembangunan 5 Bioskop Baru Setelah Penguatan Saham BLITZ

Harga Sayuran dan Bahan Pokok Setelah Pemilu Legislatif 2014

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *