Teropong Bisnis | Homepage
Lika-Liku Penabrak Rumah dan Pengusaha Sukses, Adiguna Sutowo

Lika-Liku Penabrak Rumah dan Pengusaha Sukses, Adiguna Sutowo

🕔05.Nov 2013

Bila Anda suka menonton infotaiment, mungkin Anda tidak asing dengan nama Adiguna Sutowo. Nama ini mencuat karena terlibat dengan peristiwa perusakan rumahnya yang terletak di daerah Pulomas, Jakarta Timur. Vika Dewayani melaporkan bahwa ada wanita melakukan perusakan ini pada Sabtu dini hari, 26 Oktober 2013. Dan bukan hanya rumah yang menjadi korban, 3 mobil mewah Adiguna Sutowo yang diparkir didalam rumah juga ikut rusak.

Vika sendiri adalah istri keduanya dan dari dia, Adiguna dikaruniai 2 anak, Herwinto dan Cecile Seruni.  Dan, seperti yang disebutkan di berita-berita tersebut,  Adiguna Sutowo adalah seorang pengusaha. Tapi, apakah Anda tahu dia pengusaha di bidang apa?

Adiguna Sutowo bisa dikatakan merambah segala macam usaha. Putra mantan Direktur Utama PT Pertamina Ibnu Sutowo ini menjalankan bisnis pertanian, farmasi, properti, tempat hiburan, otomotif bahkan bahan peledak.

Lahir pada tanggal 31 Mei 1958, Adiguna Sutowo pernah bersekolah di University of Southern California untuk mendalami dunia bisnis. Dia juga menjadi bos PT. Suntri Sepuri yang didirikan pada tahun 1998. Perusahaan farmasi ini memproduksi kapsul, tablet, sirup, sirup kering/serbuk, injeksi beta laktam dan lainnya. Dia juga menjalankan perusahaan PT. Adiguna Mesin Tani yang bergerak di bidang pertanian.

Adiguna Sutowo juga bermitra dengan beberapa orang yang semakin membuat usahanya berkembang.

Dia bermitra dengan Tommy Soeharto dan Sutikno Sudaryo di PT Mahasarana Buana (Mabuha) sebagai agen pesawat Fokker dan sukses menjual 15 pesawat kepada Sempati dan Pelita Air Service milik Tommy Soeharto. Hal ini dilakukan pada September 1985.

Adiguna Sutowo juga mempunyai perusahan penyedia bahan peledak. Dia juga mempunyai gudang penyimpanan bahan peledak di Pulau Momoi, dekat Batam. Produk dinamit ini disimpan disini sebelum dijual ke pemesan.

Tahun 1992, dia kembali bermitra dengan Soetikno Soedardjo dan Onky Soemarno dengan mendirikan Hard Rock Café dibawah bendera PT. Mugi Rekso Abadi (MRA) Group. Saham mayoritas dipegang oleh Adiguna dan Sutikno. Sedangkan, pemegang saham lainnya adalah Irwan Subiarto, Ongky Sumarno (Direktur Eksekutif Grup Humpuss) dan Yapto Suryosumarno.

MRA Group terbagi menjadi 5 divisi, yaitu Food & Beverage, Media, Otomotif, Hotel & Properti, serta Gaya Hidup & Hiburan. Dan, terdapat juga 35 anak perusahaan yang dimiliki, seperti bar, yaitu Zoom Bar & Lounge, BC Bar, dealer kendaraan bermotor Ferrari dan Maserati, Mercedes Benz, Harley Davidson, Ducati, B&0, dan Bulgari, majalah yaitu Kosmo dan FHM, Four Seasons Hotel dan Four Seasons Apartement di Bali dan lainnya.

Adiguna Sutowo tidak hanya tersandung kasus yang melibatkan istri keduanya, Vika Dewayani Widyapurna seperti yang diberitakan akhir-akhir ini. Januari 2005 dia juga pernah diperiksa terkait kasus penembakan di Fluid Club & Lounge, Hotel Hilton. Adiguna Sutowo divonis 7 tahun penjara dari kasus ini karena bersalah menembak Yohannes Brataman Haerudin alias Rudy Natong hingga tewas.

 

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke