Teropong Bisnis | Homepage
Kebijakan Indonesia yang Reaktif, Kata Sri Mulyani

Kebijakan Indonesia yang Reaktif, Kata Sri Mulyani

0 Comments 🕔21.Aug 2013

Selaku Managing Director Bank Dunia (The World Bank), Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan pendapatnya tentang Pemerintah Indonesia bahwa pemerintah wajib membuat keputusan soal kebijakan perekonomian Indonesia di masa depan. Wanita yang pernah menjabat sebagai menteri keuangan Indonesia ini menilai bahwa kebijakan pemerintah Indonesia terlalu reaktif terhadap gejolak-gejolak yang sedang terjadi. Jika kondisi ini terus-menerus terjadi, gejolak-gejolak yang terjadi di Indonesia tidak akan tuntas atau selesai dengan segera.

Sebaliknya, kondisi seperti ini justru akan mempengaruhi dasar ekonomi Bangsa Indonesia yang akan semakin terpuruk dan hingga akhirnya akan sangat mengganggu perekonomian Bangsa Indonesia sendiri. Market dunia menginginkan arah kepastian yang nyata untuk perekonomian masa depan. Jadi sebaiknya sifat kebijakannya jangan terlalu reaktif terhadap apa yang tengah terjadi saat ini, tambahnya. Sri Mulyani menyarankan Pemerintah Indonesia untuk membuat kebijakan perekonomian yang lebih kepada medium atau long term policy.

Pernyataan ini dilansir pada saat acara diskusi dengan Congress of Indonesian Diaspora tepatnya tgl 19 Agustus 2013 di Jakarta. Dalam diskusinya, ia mengamati gejolak-gejolak perekonomian yang tengah dihadapi Indonesia seperti melemahnya nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan atau disingkat IHSG. Kedua contoh gejolak perekonomian ini dapat dilihat dengan mudah melalui indicator yang ternyata dipicu oleh adanya sentiment dari pihak eksternal dan dari fundamental dalam negeri sendiri.

Penanganan Sentimental Eksternal

Sebenarnya sentimental eksternal ini dapat diatasi oleh pemerintah Indonesia dengan cara membuat kebijakan  perekonomian yang jelas dan baik baik untuk  bidang fiskal maupun moneter. Tak hanya itu saja, kebijakan perekonomian ini juga harus baik dan jelas dari otoritas presiden, menteri perekonomian, dan juga dari pihak pemerintah.

Kebijakan-Indonesia-yang-Reaktif-Kata-Sri-Mulyani

Penanganan Sisi Fundamental Perekonomian

Berbeda dengan sisi sentimental eksternal yang bisa dibenahi dengan lebih mudah, sisi fundamental perekeonomian Indonesia harus diperbaiki mulai dari perbaikan neraca pembayaran, ketahanan moneter, kondisi fiskal, dan stabilitas dari sektor keuangan Indonesia. Dalam hal ini pemerintah Indonesia harus meyakinkan  dan menjelaskan akan kondisi fundamental perekonomian. Yakinkan bahwa kondisi fundamental perekonomian Indonesia bisa terjaga dengan baik. Misalnya dari sektor keuangan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Bursa Efek Indonesia. Pemerintah yakin bahwa kedua sektor penting ini kondisinya stabil.

Kemudian dari pendapatnya seputar kedua otoritas di atas, Sri Mulyani menambahkan pendapatnya bahwa Pemerintah Indonesia harus bisa mengkombinasikan kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Dari neraca pembayaran dan neraca perdagangan, Sri Mulyani juga menjelaskan apakah perlu adanya pengaturan kembali kebijakan yang sudah ada agar semuanya bisa terbenahi dengan baik. Dengan solusi-solusi ini, kemungkinan akan menuai reaksi-reaksi yang berbeda. Maka dari itu perlu berhati-hati karena reaksi yang diinginkan sebetulnya bukanlah reaksi yang dapat memicu defisit yang timbul seperti dampak dibuatnya kebijakan yang bersifat ekspansif dan restriktif.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *