Teropong Bisnis | Homepage
Kebijakan Impor Kedelai, Importir Untung, Petani Kedelai Menderita

Kebijakan Impor Kedelai, Importir Untung, Petani Kedelai Menderita

0 Comments 🕔23.Sep 2013

Anda suka tempe dan tahu? Mungkin saat ini, kedua makanan murah dan lezat, serta sehat ini sangat sulit untuk ditemukan atau kalaupun Anda bisa menemukannya, maka harganya lebih mahal dari harga normal. Hal ini karena masalah kelangkaan kedelai yang menjadi bahan utama untuk pembuatan tempe dan tahu.

Pemerintah sadar akan hal itu dan mengeluarkan kebijakan untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah ini. Kebijakan Impor Kedelai ini adalah perubahan nilai beamasuk impor (import duty) untuk komoditi kedelai yang semula mencapai 5% menjadi 0%. Sekarang, kebijakan ini hanya perlu menunggu dikeluarkan dandisahkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) oleh Menteri Keuangan Chatib Basri.

Menurut Ketua Umum Dewan Kedelai Nasional Benny Kusbini, kebijakan ini hanya akan menguntungkan importir, bila dilakukan dalam jangka panjang. Oleh karenaitu, Benny berpendapat bahwa kebijakan ini seharusnya menjadi kebijakan sementara yang hanya dilakukan untuk jangka pendek demi menekan harga kedelai yang melambung tinggi saat ini.

Benny juga menilai bahwa Pemerintah terlalu terburu-buru dalam mengeluarkan Kebijakan Impor Kedelai ini. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) ini dinilai sebagai cermin bahwa Pemerintah panik dengan masalah harga kedelai ini.

Perubahan juga dilakukan terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 23 Tahun 2013. Selain itu, Permendag Nomor 24 Tahun 2013 juga dicabut dandiganti dengan peraturan yang baru yaitu Permendag Nomor 45 Tahun 2013.

Dan dalam perubahan ini, Pemerintah membebaskan para importir dengan menghilangkan peraturan yang mengharuskan importir mempunyai dokumen Importir Terdaftar (IT) bila mereka ingin memasukkan kedelai dari luar negeri. Importir hanya perlu mempunyai Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK).

Pemerintah menyampaikan bahwa keputusan ini bertujuan untuk meningkatkan pasokan kedelai di dalam negeri. Dengan meningkatnya pasokan kedelai ini, maka akan mempengaruhi harga kedelai dipasaran dan akan menurunkan harga kedelai yang saat ini sedang melonjak.

Menurut Benny, Kebijakan Impor Kedelai ini jelas sekali akan membawa keuntungan hanya untuk importir. Pemerintah dinilainya tidak memperhatikan beberapa sektor lainnya yang pasti akan mendapatkan dampak sangat besar dari keputusan ini.

Yang pertama adalah petani kedelai. Dengan adanya Kebijakan Impor Kedelai ini, maka Benny mengatakan akan membuat petani kedelai semakin tertekan karenapengrajin tempe dan tahu sudah pernah mengatakan bahwa mereka lebih suka menggunakan kedelai impor yang kualitasnya lebih tinggi. Dengan lebih banyak kedelai impor, maka kedelai dalam negeri pasti tidak akan laku.

Selain itu, negara juga akan mengalami kerugian besar. Bea masuk yang dikenakan sebanyak Rp.600/kg tentunya adalah jumlah yang sangat besar. Denganmenghilangkannya, maka negara akan kehilangan pemasukan yang besar pula.

Oleh karena itu, Benny menyarankan agar Kebijakan Impor Kedelai ini hanya berlaku sampai Oktober 2013. Setelah itu, bea masuk impor kedelai kalau bisa diterapkan lagi atau ditingkatkan sampai 30%.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *