Teropong Bisnis | Homepage
Kasus TPI Menyeruak, 3 Perusahaan Hary Tanoe Terkena Suspensi BEI

Kasus TPI Menyeruak, 3 Perusahaan Hary Tanoe Terkena Suspensi BEI

0 Comments 🕔12.Oct 2013

Bila Anda melihat keadaan Bursa Efek Indonesia (BEI) minggu ini, Anda akan menemukan satu kejanggalan atau bisa dikatakan sebagai satu perubahan pada pasar saham, terutama saham dari perusahaan Hary Tanoe.

Kasus perebutan TPI kembali menyeruak dan menghangat setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk memberikan suspensi terhadap 3 perusahaan yang terlibat dalam kasus ini. Ketiga perusahaan ini adalah perusahaan milik dari pengusaha terkenal Hary Tanoesoedibjo. Kejadian ini diakibatkan belum selesainya kasus perebutan TPI antara Hary Tanoesoedibjo dengan Siti Hardiyanti Rukmana yang sudah berlangsung beberapa tahun.

Menurut Kepala Divisi Perdagangan Saham Eko Siswanto, pemberian suspensi terhadap perdagangan saham ketiga perusahaan ini perlu dilakukan karena adanya Putusan Mahkamah Agung (MA) mengenai sengketa kepemilikan Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Keputusan ini perlu dilakukan BEI agar tidak terjadi masalah, seperti terjadinya perdagangan saham yang tidak wajar yang mengganggu transaksi di pasar saham.

Ketiga perusahaan yang dimiliki oleh Hary Tanoeseodibjo yang terkena suspensi BEI adalah PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dan PT MNC Investama Tbk (BHIT).

3.Kasus TPI Menyeruak, 3 Perusahaan Hary Tanoe Terkena Suspensi BEI 2

Pengumuman pemberian suspensi ini disampaikan oleh BEI pada hari Jumat 11 Oktober 2013. BEI memutuskan untuk menghentikan perdagangan saham ketiga perusahaan tersebut di seluruh pasar.

Suspensi BEI ini mulai dilakukan pada pra-pembukaan perdagangan Jumat 11 Oktober 2013. Saat ini, BEI sedang meminta penjelasan ke perseroan.

Sedangkan untuk nilai saham ketiga perusahaan tersebut, kemarin saham Media Nusantara Citra ditutup dengan nilai Rp. 2.600 per lembar. Sedangkan Global Mediacom di Rp. 1.970 per lembar dan MNC Investama di RP. 350 per lembar.

Bila melihat dari nilai saham saat ditutup, bisa dikatakan 2 dari 3 saham perusahaan besar tersebut, yaitu Media Nusantara Citra dan Global Mediacom berada pada tingkat yang cukup rendah. Bahkan saham kedua perusahaan ini masuk pada daftar top loser karena turun sangat tajam.

Sebelumnya, Siti Hardiyanti Rukmana telah memenangkan gugatan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Akan tetapi, kekhawatiran sempat merebak di pihak Tutuk karena kalah pada Pengadilan Tinggi. Namun, Kasasi yang pihaknya ajukan di MA ternyata dikabulkan. Dan hal inilah yang menjadi dasar pemberian suspensi BEIpada 3 perusahaan yang dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo pada minggu ini .

Keputusan pengabulan permohonan kasasi kasus ini kepada pihak Siti Hardiyanti Rukmana dengan pemohon PT Berkah Karya Bersama dkk disampaikan pada website resmi Mahkamah Agung (MA).

Perkara dengan nomor 862 K/PDT/2013 ini sudah diputuskan pada tanggal 2 Oktober 2013 yang lalu. Dan, yang menjadi ketua majelis hakim pada putusan perkara ini adalah I Made Tara dengan anggota Prof. Dr. Takdir Rahmadi dan Sofyan Sitompul.

3.Kasus TPI Menyeruak, 3 Perusahaan Hary Tanoe Terkena Suspensi BEI 3

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *