Teropong Bisnis | Homepage
Impor Daging  Sapi Beku Bukan Pilihan yang Baik

Impor Daging Sapi Beku Bukan Pilihan yang Baik

0 Comments 🕔21.Aug 2013

Menanggapi usulan pemerintah seputar impor daging beku, Rusman Heriawan selaku wakil menteri pertanian Indonesia, sangat menyesalkan bila pihak pemerintah terus melakukan impor daging sapi beku agar harga daging sapi di pasar menjadi stabil. Beliau sangat tidak setuju jika kegiatan impor ini terus dilakukan pasalnya menurutnya ini bukan solusi yang tepat untuk menstabilkan kembali harga daging sapi yang sempat melambung di sekitar Juli-Agustus kemarin. Kebijakan impor daging sapi beku yang dibuat oleh pemerintah Indonesia dianggap sebagai solusi yang buruk. Alasan lainnya mengapa Rusman tak setuju adalah karena import ini tidak akan memberikan kontribusi yang baik bagi peternak sapi lokal.

Level impor pemerintah Indonesia yang paling buruk menurut Rusman adalah import daging sapi beku karena pemerintah maupun rakyat tidak dapat apa-apa. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan import ini hanya menguras cadangan devisa negara serta tidak memberikan nilai plus bagi peternak-peternak sapi dalam negeri dan industry-industri yang berkaitan dengan peternakan sapi yang ada di dalam negeri.

Demikian juga dengan import sapi potong, tambah Rusman. Menurutnya, import sapi potong juga tidak akan memberikan nilai positif bagi para peternak sapi dalam negeri dan industri-industri yang berkaitan dengan peternakan sapi lokal Indonesia paling hanya kegiatan pemotongan sapinya saja yang membuahkan keuntungan. Itu pun keuntungan yang didapat hanya kecil.  Keuntungan kecil dari pemotongan sapi ini tak mampu membuat harga jual daging sapi di Indonesia menjadi normal seperti sediakala.

Import Sapi Betina Produktif Lebih Disarankan

Rusman menjelaskan jika memang negara ingin fokus ke kegiatan import daging sapi guna menstabilkan harga jual daging sapi di pasar-pasar di Indonesia, sebaiknya import sapi-sapi betina yang produktif agar bisa dikembangbiakan di negeri sendiri. Agar kesalahan kegiatan import sapi betina tak terulang kembali, sebaiknya pemerintah selektif dalam memilih jenis sapi betina yang akan diimport dan asal sapi betina tersebut.

Beberapa waktu yang lalu pihak kementerian pertanian Indonesia dikecewakan pasalnya ratusan ekor sapi betina produktif yang didatangkan dari Australia hanya bisa melahirkan sekali saja setelah itu sapi betina menjadi mandul.  Jadinya yang tadinya sapi-sapi tersebut akan dijadikan sebagai sapi-sapi untuk diternakan, karena mandul akhrinya sapi-sapi tersebut dijadikan sapi potong.

Seharusnya sapi-sapi betina yang diimport adalah sapi-sapi betina yang produktif, yaitu sapi betina yang mampu melahirkan 5 hingga 6 kali. Dengan begitu, jumlah populasi sapi potong di Indonesia akan bertambah dengan catatan tetap dengan perawatan dan pemeliharaan yang intensif.

Jika ada rencana import sapi betina produktif, Rusman menginginkan adanya proses seleksi sapi betina produktif yang akan diimport dari Australia. Tujuannya agar negara mendapatkan bibit –bibit sapi unggul untuk diternakan di Indonesia. Rencananya akan ada sekitar 1 juta ekor sapi betina produktif yang akan diimport dari Australia. Harapannya setahun sekali, sapi-sapi betina produktif import akan melahirkan minimal satu ekor anak sapi sehingga jumlah sapi di Indonesia akan meningkat.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *