Teropong Bisnis | Homepage
IHSG Konsolidasi Dulu Karena Jenuh Beli

IHSG Konsolidasi Dulu Karena Jenuh Beli

0 Comments 🕔13.Sep 2013

Lantai pasar saham naik turun, IHSG (Indeks harga Saham Gabungan) ikut naik turun dan ditutup melemah tipis. Namun demikian diberitakan bahwa dana asing yang sebelumnya pergi dari lantai bursa, kini sudah mulai masuk lagi.

Diberitakan rabu ini, IHSG ditutup dengan melemah sebanyak 8,724 poin atau 0,20% ke level 4.349,419. Sedangkan hal yang sama juga dialami oleh Indeks LQ45. LQ45 melemah 2,871 poin ke 736,190 atau melemah 0,39%. Sementara itu Wall Street diberitakan kembali positif. Indeks S&P 500 menguat selama seminggu terkahir karena perkembangan politik di Suriah.

Pada hari yang sama, ada kenaikan indeks Dow Jones dan Standard & Poor’s 500. Indeks Dow Jones naik 135,16 poin ke level 15.326,22 atau naik tipis 0,89%. Sementara Indeks Standard & Poor’s 500 naik ke level 1.689.10 atau naik 5,11 poin (0,30%). Dibalik kenaikan kedua indeks saham tersebut, ternyata Indeks komposit Nasdaq turun ke level 3.725,01 atau turun 4,01 poin (0,11%).

Dan karena pergerakan-pergerakan indeks saham tersebut maka banyak pihak yang memperkirakan IHSG akan konsolidasi karena adanya aksi ambil untung dan juga posisi IHSG yang sudah jenuh beli. Selain itu ada pergerakan pagi ini yang perlu diperhatikan yaitu indeks Nikkei 225 melemah 55,81 poin. Dan indeks KOSPI turun 0,51 poin.

Untuk perdagangan hari ini rekomendasi adalah:

Panin Sekuritas

Setelah IHSG melemah karena adanya  aksi ambil  untung yang dilakukan peserta pasar karena IHSG mengalami kenaikan 7,4% beberapa hari sebelumnya, kini sentimen positif yang mendukung kenaikan indeks adalah adanya bocoran data ekonomi China yang membaik dan adanya selentingan bahwa Suriah akan batal diserang oleh Amerika. Sementara itu dalam negeri, nilai tukar rupiah menguat sedikit dan ada aksi ambil untung walau masih dalam skala normal. Diproyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi dengan support resistance 4.309 – 4.400.

KDB Daewoo Securities

IHSG ditutup turun 8.72 poin dengan transaksi sebanyak Rp. 6,7 trilliun atau sebesar 12,3 juta lot. Sementara IHSG Sektor agrikultur nail 0,40%, sektor industri dasar turun 1,62%, sektor konstruksi dan properti turun 0,29%, sektor consumer goods turun 0,14%, sektor keuangan naik 0,53%, sektor infrastruktur turun 1,47%, sektor tambang naik 1,77%, sektor industri lain turun 1,72% dan sektor perdagangan naik 0,64%.

Tercatat juga bahwa ada sekitar 117 saham mengalami penguatan, 139 saham menurun, 82 saham stagnan, dan 146 saham tidak diperdagangkan. Secara teknikal IHSG melemah kemarin karena konsolidasi setelah terjadi penguatan 3 hari berturut-turut. Dan hari ini IHSG masih akan fluktuatif dengan saham yang bisa diperhatikan adalah ADRO, BWPT dan ITMG.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *